Breaking News:

Bioskop di Aceh

TA Khalid Ingatkan Menag RI: Jangan Pikirkan Bioskop untuk Aceh

Menurut TA Khalid, persoalan syariat Islam di Aceh bukanlah persoalan ada tidaknya bioskop.

SERAMBINEWS.COM/Handover
TA Khalid Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra. 

Menurut TA Khalid, persoalan syariat Islam di Aceh bukanlah persoalan ada tidaknya bioskop.

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH -Sehubungan dengan Pernyataan Menteri Agama RI, Fachrul Razi sejumlah media termasuk Harian Serambi Indonesia tentang keinginannya agar di Aceh ada bioskop lagi, membuat Anggota DPR RI asal Aceh, TA Khalid angkat bicara.

Bahkan, politisi Partai Gerindra ini mengingatkan Menteri Agama RI agar jangan mengurus hal-hal sepele seperti keinginannya agar di Aceh harus ada bioskop lagi.

Menurut TA Khalid, persoalan syariat Islam di Aceh bukanlah persoalan ada tidaknya bioskop.

Sehingga Menteri Agama RI berpikir dan menyarankan agar di Aceh harus adanya bioskop yang dapat memisahkan tempat duduk antara pria dengan wanita sebagai solusi.

Banjir Genangan Landa Meureudu dan Ulim, Pemkab Salur Bantuan

Walkot Affan Bintang Pantau Ujian SKD CPNS di Subulussalam

VIRAL Oknum Polisi Diduga Pungli saat Tilang, Atasan Sebut Demi Alasan Kemanusiaan

"Kalau Pak Menteri kurang memahami kondisi Aceh, baik sebelum Aceh Konflik, saat Aceh konflik maupun saat Aceh sudah damai.

Sebaiknya Kementerian Agama RI perbanyak lakukan kajian tentang kondisi kehidupan beragama di tengah masyarakat Aceh agar Pak Menteri tidak berpikir dan mengeluarkan penyataan yang kontra produktif.

Hal ini  dapat menggangu stabiltas kehidupan beragama dan bernegara di Aceh," kata TA Khalid kepada Serambinews.com, Minggu (2/2/2020).

Seharusnya, lanjut TA Khalid, Fakhrul Razi sebagai Menteri Agama RI yang pernah tinggal di Aceh dapat memahami dan berupaya agar syariat Isam di Aceh dapat berlaku secara kafah dan terimplementasikan secara menyeluruh.

"Baik dalam menjalankan roda pemerintahan di Aceh maupun dalam setiap nafas dan sendi kehidupan masyarakat di Aceh.

Seharusnya ini yang menjadi PR dan fokus Kementerian Agama RI untuk Aceh," pungkas TA Khalid. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved