Rabu, 6 Mei 2026

Festival Anak Saleh

Festival Anak Saleh Gagasan Mahasiswa KKN Dipuji Bupati Tamiang

Puluhan anak usia sekolah dasar terlihat antusias mengikuti sejumlah kegiatan, seperti cerdas cermat, azan, pidato dan surat-surat pendek.

Tayang:
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT WIGUNA
Sejumlah pelajar menunjukan kebolehannya di bidang seni saat membuka Festival Anak Soleh yang diprakarsai mahasiswa Unsyiah di aula SKB Aceh Tamiang, Selasa (4/2/2020). 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Mahasiswa Universitas Syiah Kuala yang sedang menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Karangbaru, Aceh Tamiang menggelar Festival Anak Soleh.

Kegiatan ini mendapat apresiasi Bupati Aceh Tamiang Mursil karena dinilai menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Alquran. 

Festival Anak Soleh ini dilangsungkan di aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) selama dua hari yang dimulai pada Selasa (4/2/2020).

Puluhan anak usia sekolah dasar terlihat antusias mengikuti sejumlah kegiatan, seperti cerdas cermat, azan, pidato dan surat-surat pendek.

Abusyik Kunjungi Stabat Sumatera Utara, Tinjau Ekowisata Hingga Belajar Atasi Konflik Gajah di Pidie

Kapolres Nagan Raya Dimutasi Menjadi Kapolres Langsa, Ini Kapolres Baru Nagan Raya

Polemik Ekspor Ganja, Dosen Pascasarjana IAIN Langsa: Mau Dikemas Seperti Apa pun Ganja Tetap Haram

Bupati Aceh Tamiang Mursil yang membuka kegiatan ini terlihat antusias dan memuji kreativitas mahasiswa.

Secara terbuka ia mengakui kehadiran mahasiswa telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Aceh Tamiag.

“Ini sangat bermanfaat, semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta anak-anak terhadap Alquran,” kata Mursil didampingi Camat Karangbaru Iman Suhery.

Pujian ini pun tak berhenti di sini, Mursil juga mengapresiasi kegiatan mahasiswa yang KKN di Kecamatan Tamiang Hulu.

Mahasiswa di wilayah itu telah berhasil membuat kebun sayur-sayuran, cabai, membuat pupuk dan kegiatan positif lainnya.

“Kegiatan-kegiatn seperti ini memang kami harapkan agar memancing warga setempat untuk ikut berinovasi,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, ketua panitia Deni Wahyudi, mengatakan pihaknya memilih tema “Menumbuhkan Nilai Keislaman untuk Menciptakan Generasi yang Sholeh”.

Mereka sengaja memilih anak usia sekolah dasar sebagai peserta, karena memang ingin menumbuhkan cinta agama sejak dini.

“Semoga dengan adanya lomba ini menjadi penyemangat dan motivasi bagi adik-adik untuk mempelajari agama dengan baik, agar menjadi penerus bangsa yang rahmatan lil‘alamin,” tuturnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved