Rapat soal Eks Galian Batu Bara Batal, DPRK Sesalkan BEL Tidak Hadir
Rapat Dengar Pendapat (RPD) di Gedung DPRK Nagan Raya soal nasib eks galian batu bara yang dikelola PT Bara Energi Lestari (BEL)
SUKA MAKMUE - Rapat Dengar Pendapat (RPD) di Gedung DPRK Nagan Raya soal nasib eks galian batu bara yang dikelola PT Bara Energi Lestari (BEL), Selasa (4/2/2020) batal digelar. Pasalnya, manajemen PT BEL tidak hadir dalam pertemuan bersama pemkab yang sudah direncanakan jauh-jauh hari.
DPRK Nagan Raya menyesalkan tidak hadirnya PT BEL. Padahal pertemuan itu sangat penting guna menyikapi sejumlah persoalan masyarakat termasuk bekas galian batu bara yang belum direklamasi oleh perusahaan.
Kekesalan itu disampaikan Ketua Komisi III DPRK Nagan Raya, Zulkarnain, kemarin di Gedung DPRK setempat. "Surat pertemuan itu kami layangkan pada 31 Januari 2020 ke PT BEL. Saat dikonfirmasi, mereka menyebut surat itu belum diterima, padahal mereka sudah menerima surat itu," kata Zulkarnain.
Menurutnya, ada banyak persoalan yang akan dibahas dalam pertemuan itu, di antaranya bekas galian batu bara yang belum direklamasi, masalah tenaga kerja, CSR, dan lainnya. Karena pihak BEL tidak hadir, maka rapat tersebut pun batal digelar. Terkait hal itu, DPRK akan melayangkan surat ke perusahaan guna mempertanyakan penyebab mereka tidak hadir.
Sementara itu, kalangan eksekutif yang dihadirkan DPRK kemarin terpaksa pulang karena pertemuan dengan PT BEL gagal. Kepala dinas (Kadis) yang hadir antara lain dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), T Hidayat, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans), Mahdali, dan Kadis Perizinan Terpadu, Ujang, serta bidang ekonomi dan pertambangan pemkab.
Sejumlah Kadis yang hadir ke gedung dewan itu sempat menunggu beberapa jam sebelum akhirnya mereka memutuskan bubar.
Sementara itu, unsur dari PT Bara Energi Lestari (BEL), Safrinaldi yang dikonfirmasi via WhatsApp terkait tidak hadirnya manajemen perusahaan ke Gedung DPRK Nagan Raya, mengaku akan meneruskan pesan Serambi ke pimpinannya. Namun hingga pukul 16.00 WIB kemarin, tidak ada balasan dari unsur pimpinan BEL. "WA ini akan kami teruskan ke tim Pak Azizon," tulisnya. (riz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pembahasan-gagal.jpg)