Jumat, 24 April 2026

Luar Negeri

VIDEO Pesawat Pegasus Airlines Tergelincir dan Terbelah di Turki, 3 Orang Tewas

Sebanyak tiga orang tewas setelah pesawat Pegasus Airlines tergelincir dan terbelah jadi tiga di landasan pacu Istanbul, Turki.

Editor: Faisal Zamzami

SERAMBINEWS.COM, ISTANBUL - Sebanyak tiga orang tewas setelah pesawat Pegasus Airlines tergelincir dan terbelah jadi tiga di landasan pacu Istanbul, Turki.

Tayangan televisi setempat menunjukkan sejumlah orang memanjat badan pesawat dan keluar melalui retakan besar di sayap belakang.

Pesawat Boeing 737 milik Pegasus Airlines itu memang mendarat di Bandara Sabiha Gokcen, Istanbul, dari kota pelabuhan Izmir, Rabu (5/2/2020).

Dilansir NTV via AFP, burung besi itu nampaknya mengalami masalah akibat angin yang kuat serta hujan deras di kota terbesar Turki itu.

Menteri Kesehatan Fahrettin Koca kepada awak media menerangkan, tiga orang dipastikan tewas dengan 179 lainnya mengalami luka.

"Sejumlah penumpang menyelamatkan diri sendiri.

Namun, ada juga yang terperangkap dan tim kami tengah bekerja mengeluarkan mereka," kata Menteri Transportasi Mehmet Cahit Turhan.

Pegasus Airlines dilaporkan membawa 177 penumpang dan enam kru kabin, demikian laporan Anadolu, dengan pemberitaan sebelumnya mengulas ada 12 anak.

Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya mengatakan, pesawat Boeing 737 meluncur 60 meter setelah tergelincir di landasan pacu, dan jatuh dari ketinggian 30-40 meter.

"Kecelakaan yang terjadi akibat cuaca buruk itu bisa menyebabkan konsekuensi yang lebih serius lagi," ucap Yerlikaya kepada wartawan.

NTV sempat menunjukkan kondisi di mana pesawat terbelah menjadi tiga, dengan tim pemadam kebakaran berjibaku menjinakkan si jago merah.

Setelah gelap tiba, tayangan memperlihatkan puluhan anggota penyelamat dengan jaket visibilitas tinggi bekerja di puing-puing burung besi.

Ada yang menyemprotkan air bertekanan tinggi ke badan pesawat.

Ada juga yang berusaha masuk ke dalam kabin untuk mengeluarkan korban.

"Mendarat dengan keras" Turhan menjelaskan, badan pesawat langsung patah menjadi tiga setelah "mendarat dengan keras" di Sabiha Gokcen, satu dari dua bandara utama di Istanbul.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved