Minggu, 10 Mei 2026

Berita Aceh Timur

Fasilitas PDAM 13 M Terbengkalai, Anggota DPRA Lapor ke PUPR Pusat

fasilitas sistem penyedian air minum yang dibangun melalui dana APBN sebesar Rp 13 miliar yang kini terbengkalai di Aceh Timur

Tayang:
Penulis: Seni Hendri | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com
Fasilitas sistem penyediaan air minum, yang dibangun Direktorat Jendral Cipta Karya Direktorat Pengembangan Air Minum Kementerian Pekerjaan Umum, tahun 2012 dan 2013 di Buket Tateh, Gampong Blang Barom, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, sudah sekitar 6 tahun mangkrak dan belum difungsikan. 

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) asal Kabupaten Aceh Timur melaporkan secara resmi fasilitas sistem penyedian air minum yang dibangun melalui dana APBN sebesar Rp 13 miliar yang kini terbengkalai di Aceh Timur.

Padahal masyarakat setempat sangat mengharapkan fasilitas tersebut segera difungsikan.

Sebelumnya, Anggota DPRA Iskandar Usman Al-Farlaky sudah meninjau langsung fasilitas PDAM yang terletak di atas Bukit Takteh di Gampong Blang Barom, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.

BREAKING NEWS - Siswa SMP di Teunom Hilang Tenggelam

"Pihak PDAM Aceh Timur beralasan karena pipa suplai bocor sehingga belum bisa dioperasikan.

Kita berharap segera dicari jalan keluar karena sudah mangkrak sangat lama.

Sejak 2012 dan 2013 proyek ini sudah mulai dikerjakan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Republik Indonesia. Hasilnya tidak fungsional sampai saat ini," ungkap Iskandar, Sabtu (8/2/2020).

Karenanya, sambung Iskandar, pihaknya mengirim surat ke Kementerian PUPR Pusat di Jakarta, 31 Januari 2020 guna melaporkan persoalan penyedian air bersih tersebut.

Karena pembangunannya bersumber dari APBN tahun 2012 dan 2013.

Waktu enam tahun sudah merupakan waktu yang lama bagi proyek infrastruktur yang direncanakan untuk pelayanan publik.

Pasar Sarang Burung Walet Terdampak Virus Corona, Pengusaha Hentikan Pembelian

Kata Iskandar Al-Farlaky, dalam surat tersebut pihaknya meminta Dirjen PUPR Pusat dapat segera mengambil langkah-langkah lanjutan sehingga fasilitas PDAM berfungsi.

Selain itu, Iskandar juga mengharapkan PUPR Pusat agar menurunkan tim melalui Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Aceh untuk mengecek langsung adanya laporan dari Direktur PDAM Tirta Peusada Aceh Timur adanya pipa yang bocor.

"Memenuhi harapan warga yang selama ini butuh air bersih di sekitaran Kecamatan Ranto Peureulak, termasuk Seuneubok Baro, Seulemak Muda, Seuneubok Johan, Pulo Blang, Paya Unoe, Blangbarom, Pasir putih, Seuneubok Dalam, dan sejumlah wilayah lain, perlu segera dapat difungsikan sehingga kebutuhan akan air bersih segera terjawab," demikian Al-Farlaky.(*)

VIDEO - Tak Terima Ditilang, Pelanggar Lalu Lintas Cekik Polisi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved