Luar Negeri

Gadis 25 Tahun Dibunuh dan Dimutilasi Pacar Secara Sadis, Ratusan Orang Unjuk Rasa

Ratusan orang di Meksiko melakukan unjuk rasa buntut gadis 25 tahun yang dibunuh dan dimutilasi secara sadis oleh si pacar.

Gadis 25 Tahun Dibunuh dan Dimutilasi Pacar Secara Sadis, Ratusan Orang Unjuk Rasa
Sky News
Salah seorang perempuan yang ikut dalam unjuk rasa di depan Istana Kepresidenan Meksiko. Mereka berdemonstrasi buntut kematian gadis 25 tahun, Ingris Escamilla Vargas yang dibunuh dan dimutilasi pacarnya, Erik Francisco Robledo, pada pekan lalu.(Sky News) 

SERAMBINEWS.COMN, MEXICO CITY - Ratusan orang di Meksiko melakukan unjuk rasa buntut gadis 25 tahun yang dibunuh dan dimutilasi secara sadis oleh si pacar.

Jenazah Ingrid Escamilla Vargas ditemukan di sebuah apartemen sebelah utara dari pusat kota pada pekan lalu, dengan pacarnya, Erik Francisco Robledo, ditangkap.

Berdasarkan keterangan media lokal Meksiko, Escamilla dibunuh dan dimutilasi oleh pria 46 tahun itu menyusul pertengkaran di antara keduanya.

Terpisah Warga memutuskan melapor ke Sekretariat Keselamatan Publik (SSC) setelah melihat Robledo keluar dalam keadaan berlumuran darah.

Kepada polisi, dia mengatakan membunuh gadis 25 tahun itu setelah mereka berdua bertengkar, dengan si pacar berujar ingin membunuhnya.

Escamilla sempat mengambil pisau dan menikamnya ke Robledo hingga tiga kali, sebelum pisau tersebut dipakai untuk membunuh perempuan itu.

Dia menuturkan memutilasi jenazah Escamilla karena dia tak ingin siapa pun tahu.

"Saya membuangnya ke toilet karena malu," ujarnya.

Dilansir Daily Mirror Selasa (11/2/2020), polisi menemukan pisau yang dipakai untuk membunuh Escamilla, beserta potongan jenazahnya.

Kabar disertai foto jenazah Escamilla yang dipublikasikan media Negeri "Sombrero" tak pelak memunculkan kemarahan para perempuan untuk melakukan unjuk rasa.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved