Senin, 27 April 2026

Harimau Mangsa Ternak

Harimau Pemangsa Masih Berkeliaran di Sultan Daulat, Kades Darul Makmur: Tadi Malam Ada Jejaknya

Adapun ternak yang dimangsa terjadi di desa tetangga yakni Singgersing sekitar dua kilometer dari desa Darul Makmur.

Penulis: Khalidin | Editor: Yusmadi
Dok BKSDA
SARWANI Sabi alias Kek Carwani PAWANG STpawang harimau yang digunakan BKSDA Aceh wilayah II Subulussalam melakukan ritual mengusir harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang berkeliaran di Desa Singgersing dan Darul MakmurKecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Minggu (16/2/2020). 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SSERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM -  Harimau Sumatera  (Panthera tigris sumatrae) yang sempat memangsa dua ekor sapi milik warga hingga kini dikabarkan masih berkeliaran di Desa Darul Makmur, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.

”Harimaunya masih turun juga, karena pagi tadi masih ada jejaknya kami jumpai,” kata Jamuddin, Kepala Desa Darul Makmur, kepada Serambinews.com, Senin (17/2/2020).

Dikatakan, jejak terbaru terdapat di dekat rumah Jamuddin terpaut sekitar 500 meter.

Jejak ini, kata Jamuddin baru dan diperkirakan tengah malam tadi.

Kendati demikian, sang harimau tersebut tidak mencelakai manusia maupun ternak di desanya.

Adapun ternak yang dimangsa terjadi di desa tetangga yakni Singgersing sekitar dua kilometer dari desa Darul Makmur.

Jamuddin mengatakan sejauh ini belum ada tindakan dari warga terkait kemunculan harimau di sana. Sebab bagi masyarakat Darul Makmur harimau yang muncul tidak merusak atau mengganggu mereka.

Warga pun tidak mau mengganggu sang harimau yang menurut Jamuddin saban waktu masuk ke areal perkebunan mereka termasuk dekat permukiman penduduk.

Jamuddin sendiri meyakini jika sang hewan dilindungi yang dalam istilah penduduk setempat disapa ‘nenek’ ini tidak akan turun bila tak ada kesalahan masyarakat.

Dikatakan, di dekat Darul Makmur disinyalir terdapat lokasi yang kerap digunakan warga untuk mabuk-mabukan. Bahkan ada juga di wilayah Darul Makmur.

Jamuddin selaku kepada desa mengaku pernah mengusir warga yang mabuk-mabukan di wilayahnya namun kini kembali muncul.

”Biasanya kalau tak ada yang buat ‘ulah’ nenek itu tidak akan turun. Ini saya yakin ada yang buat salah. Dulu juga begitu, saya usir. Ini masalahnya ada yang berkebun terus sering bawa minuman keras dan mereka mabuk di sini,” ujar Jamuddin

Sebagaimana dikabarkan harimau Sumatera  (Panthera tigris sumatrae) dilaporkan muncul di permukiman masyarakat Desa Darul Makmur dan Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam dan memangsa dua ekor sapi di daerah ini.

Berdasarkan foto yang dikirim kepada Serambinews.com oleh warga setempat, tampak potongan tubuh sapi sisa mangsa harimau di Desa Singgersing.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved