Sabtu, 11 April 2026

Arian Telantar di Malaysia, PAS Malaysia Bantu Pemulangan ke Labuhanhaji Barat

Grup Pemuda Aceh Selatan (PAS) Malaysia membantu pemulangan Arian (58), warga Desa Peulokan, Kecamatan Labuhanhaji Barat

Editor: bakri
Kolase Serambinews.com/Foto Dok group PAS
Arian (58) warga Desa Peulokan, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Kabupaten Aceh Selatan yang mengalami sakit parah di Malaysia. 

TAPAKTUAN - Grup Pemuda Aceh Selatan (PAS) Malaysia membantu pemulangan Arian (58), warga Desa Peulokan, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Aceh Selatan yang mengalami sakit parah dan telantar di negeri jiran tersebut. Grup PAS merupakan perkumpulan sosial masyarakat asal Aceh Selatan di Malaysia.

"Pak Arian sudah lama mengalami sakit hingga telantar di ‘Negeri Jiran’ (Malaysia). Kabar itu kemudian sampai ke Grup PAS, kita langsung cepat membantu Beliau," kata Ketua PAS Malaysia, Caminan kepada Serambi via pesan WhatsApp, Senin (17/2/2020).

Ia menjelaskan, pasca menerima informasi tersebut, pihaknya bersama seluruh pengurus PAS lainnya, yakni, Ir Sabena, Cut Amad, Helmi, Jalali, dan Goe Cangkoi, langsung berkumpul untuk menuju ke tempat tinggal yang bersangkutan di kawasan Pucong Perdana, Selangor.

"Ia bekerja sebagai buruh kasar atau pekerja bangunan lepas di Malaysia. Hasil peninjauan kami langsung ketempat tinggalnya, memang benar kondisi yang bersangkutan sedang sakit parah dan terbaring lemas di tempat tidurnya. Karena itu, kami dari pihak PAS sepakat memfasilitasi untuk mengantar pulang Beliau hingga sampai ke kampung halaman di Labuhanhaji Barat," timpal Herman Bin Ahmad, anggota PAS asal Labuhan Haji.

Untuk melancarkan proses pemulangan Arian, lanjutnya, pengurus dan seluruh anggota Grup PAS mengumpulkan sumbangan dana secara sukarela. Seluruh biaya yang dibutuhkan untuk kepulangan Arian sepenuhnya ditanggung oleh Grup PAS. "Dari hasil sumbangan anggota PAS di Malaysia, kita langsung membantu pengurusan paspor yang bersangkutan melalui KBRI Malaysia. Arian dengan didampingi pengurus PAS dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang, Aceh Besar pada Selasa (18/2/2020)," ungkapnya.

Pada bagian lain,  Ketua PAS Malaysia, Caminan menginformasikan, Arian sudah dua tahun lalu pergi merantau ke Malaysia. Di negeri jiran tersebut, warga Labuhanhaji Barat ini mengadu nasib dengan bekerja banting tulang sebagai buruh bangunan. Hasil jerih payah yang ia dapatkan dikumpulkan lalu dikirim ke kampung halaman untuk memenuhi beban biaya hidup anggota keluarganya di kampung.

"Harapan kami kepada Pemkab Aceh Selatan agar mendukung dan ikut serta menanggapi masyarakat Aceh Setalatan yang mengalami musibah di Malaysia. Kami juga berharap kalau boleh, orang sakit itu dirawat di Banda Aceh karena sakit Beliau sangat parah," pungkas Caminan.(tz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved