Gejala Serangan Jantung
Gejala Serangan Jantung Mengintai Usia Muda, Kenali Tiga Tanda Ini
Kerusakan pembuluh darah merupakan faktor yang menimbulkan gejala penyakit jantung.
Laporan Yeni Hardika | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Serangan jantung di usia muda bukanlah hal yang baru-baru ini, seperti yang terjadi pada Suami BCL, Ashraf Sinclair, yang meninggal karena serangan jantung.
Melansir dari Manado.tribunnews.com, ada sederet artis lainnya juga meninggal di usia muda, karena serangan jantung.
Mantan suami Reza Artamevia, Adjie Massaids meninggal di usia 43 tahun usai melakukan olahraga sepak bola.
Bintang film dan sinetron, Cecep Reza meninggal di usia 31 tahun, diduga terkena serangan jantung saat sedang tidur.
Penyanyi jebolan Indonesian Idol, Mike Mohede meninggal di usia 32 tahun.
• VIDEO - 8 Mahasiswa dari Natuna Tiba di Aceh Usai Observasi
• Masih Ingat dengan Baim Cilik? Dulu Digandrungi Ibu-ibu Kini Beranjak Dewasa, Lihat Potretnya
• M Yusuf Tersengat Saat Memanen, Karyawan PT Socfindo Meninggal Kesetrum
Mike ditemukan oleh temannya sudah tak bernyawa saat sedang tidur siang.
Irene Justine meninggal di usia 23 tahun saat sedang melakukan proses syuting.
Dan ada Ricky Joe, seorang presenter olahraga yang meninggal di usia 45 tahun akibat serangan jantung.
Serangan jantung tidak melihat usia.
Tidak hanya usia tua, penyakit ini pun bisa menyerang anak-anak tak terkecuali.
Bahkan yang tidak memiliki riwayat penyakit ini pun bisa berisiko terkena serangan jantung.
Rajin berolah raga juga tidak menjamin seseorang tidak akan terkena serangan jantung di usia muda.
Lalu, bagaimana cara mengenali tanda-tanda terkena serangan jantung sejak dini ?
Melansir laman hellosehat.com, salah satu penyebab terjadinya kematian usia muda akibat serangan jantung ialah perkembangan penyakit yang dimulai lebih awal.
Kerusakan pembuluh darah merupakan faktor yang menimbulkan gejala penyakit jantung.
Akan membutuhkan waktu yang lama untuk proses terjadinya kerusakan pada pembuluh darah.
Namun hal ini dapat dimulai dari usia remaja hingga anak-anak.
Di usia muda, faktor risiko obesitas dan gaya hidup tidak sehat sudah tidak lazim lagi.
Di usia ini, kerusakan pembuluh darah sudah terjadi secara perlahan.
Berikut beberapa tanda perkembangan penyakit serangan jantung yang dapat dikenali di usia muda yang dikutip dari hellosehat.com.
1. Tekanan Darah Tinggi
Tekanan darah tinggi (Hipertensi) merupakan suatu gangguan yang dapat meningkatkan risiko terkena serangan jantung.
Mendeteksi hipertensi pada usia muda cenderung sulit karena dipengaruhi oleh jenis kelamin, umur, dan tinggi badan.
Seorang anak dikatakan mengalami hipertensi jika konsisten memiliki tekanan darah mendekati batas atas atau lebih tinggi dari batas normal setelah tiga kali pengukuran dalam waktu yang berbeda.
Hipertensi pada usia muda sering kali tidak menimbulkan gejala akut, namun dapat menyebabkan sakit kepala, mimisan, serta penurunan kemampuan akademis dan olahraga.
Jika tidak diatasi, dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pembuluh darah lebih cepat.
Hal ini akan berdampak terhadap sistem saraf pusat (stroke), gangguan fungsi jantung, dan gagal ginjal saat dewasa.
2. Hiperkolesterolemia
Perkembangan penyakit jantung sudah diawali sejak tingginya kadar kolesterol di dalam darah.
Peningkatan kadar kolesterol sudah dapat terlihat saat anak akan memasuki usia remaja (9-11 tahun).
Kemudian kembali meningkat pada akhir usia remaja (17-21 tahun).
Hiperkolesterolemia pada anak lebih mungkin terjadi jika:
* Terdapat riwayat penyakit jantung orangtua.
* Mengalami kegemukan.
* Tekanan darah di atas normal seusianya.
* Memiliki diabetes
* Merokok dan terpapar asap rokok
3. Arterosklerosis
Aterosklerosis dalah penyempitan atau pengerasan pembuluh darah karena terdapat plak dalam pembuluh darah.
Plak ini terbentuk dari kolesterol, lemak, produk buangan dari sel, kalsium, dan fibrin (bahan yang diperlukan untuk pembekuan darah).
Arterosklerosi dapat terjadi jika kadar kolesterol darah tidak terkendali.
Perkembangan arterosklerosis cenderung lama, namun dapat dimulai pada masa anak-anak.
Arterosklerosis saat usia anak-anak adalah pemicu utama penyakit jantung dan stroke saat dewasa (20-30 tahun).
Kadar kolesterol darah abnormal pada anak adalah pertanda perkembangan arterosklerosis.
Berikut hasil pemeriksaan kolesterol abnormal yang memerlukan penanganan segera:
Kadar kolesterol total (TC) >200mg/dL
Kadar kolesterol LDL >130 mg/dL
Kadar kolesterol HDL <40mg/dL
Kadar Trigliserida (TG) >130mgdL.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/suami-bunga-citra-lestari-bcl-ashraf-sinclair.jpg)