Sabtu, 2 Mei 2026

Wabup Tamiang Kembali Bekerja, Sehari Seusai Kecelakaan

Wakil Bupati Aceh Tamiang HT Insyafuddin sudah aktif bekerja kembali, seusai kecelakaan lalu lintas yang dialami sehari sebelumnya

Tayang:
Editor: bakri
Dok Warga
Kondisi mobil dinas Wabup Aceh Tamiang HT Insyafuddin setelah mengalami kecelakaan di Teluknibung, Aceh Timur, Selasa (18/2/2020) dini hari. Insyafuddin dilaporkan dalam kondisi baik. 

KUALASIMPANG - Wakil Bupati Aceh Tamiang HT Insyafuddin sudah aktif bekerja kembali, seusai kecelakaan lalu lintas yang dialami sehari sebelumnya. Insyafuddin terlihat hadir dalam dialog Bupati Aceh Tamiang, Mursil bersama sejumlah wartawan di Karangbaru, Rabu (19/2).

Mengenakan kemeja putih lengan panjang, Insyafuddin terlihat sehat, namun sesekali ia meremas lengan kirinya. Dia juga menolak halus permintaan Mursil untuk melengkapi keterangan yang dipaparkan di hadapan wartawan.

“Alhamdulillah, tidak ada masalah serius,” kata Insyafuddin ketika ditanya tentang kondisinya.

Hanya saja selepas insiden di Lhoknibong, Aceh Timur itu, dia merasakan sesak dan nyeri di dada kanan yang diduga akibat hentakan seatbelt ketika Mitsubishi Pajero BL 2 U yang ditumpanginya menabrak pembatas jalan pada Selasa (18/2) dinihari.

“Tadi, sebelum kemari, saya sudah ke rumah sakit minta dirongent,” katanya sembari memegang dada. Terpisah, Direktur RSUD Aceh Tamiang, Dedi Syah menjelaskan proses medis yang dijalani Insyafuddin merupakan pemeriksaan secara x-ray. Metode ini dijelaskannya untuk mengetahui kondisi bagian dalam tubuh yang dikeluhkan nyeri dan sesak.

“Sudah kami lakukan x-ray, karena beliau mengeluhkan sakit di bagian dada,” kata Dedi.

Menurutnya hasil pemeriksaan ini sudah langsung diketahui pada hari itu juga, namun dia mengaku tidak bisa menjelaskan hasil tanpa seizin Insyafuddin selaku pasien. “Yang jelas tidak ada masalah serius. Kekhawatiran pecah tengkorak tidak ada, hanya trauma luar,” jelasnya.

Kecelakaan ini terjadi ketika Insyafuddin dalam perjalanan ke Banda Aceh memenuhi undangan Plt Gubernur Aceh dalam kegiatan Rakor Percepatan dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020. Posisi Insyafuddin berada di jok belakang sebelah kiri dan dalam kondisi tidur ketika kecelakaan terjadi.

Mobil yang dikemudikan Heri itu juga ditumpangi dua orang lagi merupakan petugas pengamanan tertutup dan ajudan administrasi yang sama-sama bernama Syahrul.

Kabag Humas Setdakab Aceh Tamiang Agusliayana Devita menjelaskan saat kejadian Insyafuddin mengenakan seat bealt, sehingga ketika mobil tersebut menghantam trotoar, Insyafuddin terlindung dari benturan keras. Kondisi sebaliknya dialami ajudan Syahrul yang langsung tercampak ke depan yang menyebabkan tangan kanannya patah.(mad)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved