Berita Aceh Tengah

KNPI Aceh Tengah Sumbang Darah 40 Kantong

Aksi donor darah yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Tengah, Sabtu (22/2/2020)

KNPI Aceh Tengah Sumbang Darah 40 Kantong
FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua KNPI Aceh Tengah, Edy Gunawan dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Aceh Tengah, Harun Manzola menyaksikan kegiatan donor darah yang diselenggarkan oleh KNPI di RSU Datu Beru, Takengon. 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Aksi donor darah yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Tengah, Sabtu (22/2/2020) di Unit Transfusi Darah (UTD) RSU Datu Beru, Takengon, menghasilkan darah sebanyak 40 kantong.

Hasil donor ini, akan disumbangkan bagi warga yang membutuhkan transfusi darah.

Donor darah dalam rangka memeriahkan Hut ke-443, Kota Takengon itu, melibatkan seratusan pendonor yang berasal dari Organisasi Kepemudaan (OKP) dibawah payung KNPI.

“Ini merupakan bentuk kepedulian pemuda untuk sesama. Meski kami tidak saling mengenal, tapi bisa saling membantu,” kata Ketua KNPI, Edy Gunawan, kepada Serambinews.com.

Wanita Ini Kehilangan Anggota Tubuhya Setelah Diserang Luwak

Aksi sosial itu, diikuti peserta dari organisasi HMI, GMNI, PGK, Pemuda Anshor, Sapma PP, LMP, PMI dan sederta  OKP lainya.

Dari seratusan peserta yang ikut, namun hanya sekitar 40 orang yang bisa mendonorkan darahnya karena sebagian diantaranya kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk donor darah.

“Kami mengaspresiasi niat baik dari para pemuda, sudah mau ikut mendonorkan darahnya, bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujarnya.

Hasil Liga Spanyol - Lionel Messi Cetak 4 Gol, Barcelona Kudeta Real Madrid

Disisi lain, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Pemkab Aceh Tengah, H Harun Manzola ketika membuka acara itu, menyebutkan, pihaknya menginginkan pemuda milenial mampu mengelola daerah dengan baik, sesuai dengan zaman.

Dimana saat ini era digitalisasi atau sering disebut era industri 4.0.

“Kami menginginkan kedepan munculnya para pemuda pemuda milenial, yang tentu kondisi dulu dengan sekarang beda. Dulu semua manual, hari ini kita berada pada industri 4.0jadi beda sekali,” katanya.

Disebutkan, suatu bangsa bukan hanya harus maju dalam tekhnologi dan ekonomi, tetapi juga dari segi sosial.

Hasil Liga Inggris - Pasukan Jose Mourinho Tumbang di Markas Chelsea

Bahkan negara-negara maju, tingkat kepekaannya secara sosial sangat tinggi.

“Kita boleh maju dalam bidang IT, ekonomi, tetapi kita juga harus maju dalam sosial.

Semoga darah yang didonorkan hari ini, akan menjadi amal, selain juga bermanfaat bagi kesehatan diri kita,” sebutnya. (*)

Korban Perampokan Toko Emas di Subulussalam Masih Hidup, Dokter: Kontak Terakhir di Merek

Penulis: Mahyadi
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved