All England Open 2020
Sederet Pebulutangkis Indonesia yang Pernah Menjuari All England Open
Perhelatan kejuaraan bulutangkis, All England segera digelar di Arena Birmingham, Birmingham, Inggris pada 11 – 15 Maret 2020
Menariknya, di babak final waktu itu, Tan Joe Hok bertemu wakil Indonesia Ferry Sonneville. Sehingga terjadi All Indonesian Final.
Tan Joe Hok berhasil unggul atas Ferry Sonneville dengan skor 15-8, 10-15, dan 15-3.
Selanjutnya, torehan prestasi didulang oleh wakil Indonesia, Rudy Hartono.
Ia berhasil menjuarai All England secara berturut sebanyak 7 kali, yakni dari tahun 1968 – 1974.
Namun, di tahun 1975, Rudy Hartono tak mampu mempertahankan gelarnya. Ia kalah dari wakil Denmark, Svend Pri.
Di tahun 1976, Rudy Hartono kembali meyabet gelar All England dan di tahun itu pula ia terakhir menjuarai All England.
• Dandim 0107 Aceh Selatan Tangkap Tangan Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan, Begini Kronologinya
Berselang setahun, tepatnya di tahun 1978, wakil Indonesia Liem Swie King merebut trofi All England.
Ia berhasil mempertahankan gelarnya di tahun 1979 dan merebut kembali gelarnya di tahun 1981.
Di tahun 1991, Ardy Wiranata merasakan juara All England.
Kemudian, di tahun 1993 dan 1994, Heryanto Arbi pun merasakan podium juara.
Secara keseluruhan, Indonesia mengumpulkan 15 trofi juara dan Indonesia terakhir kali meraih gelar All England untuk sektor tunggal putra pada tahun 1994.
Artinya, sudah 25 tahun Indonesia tidak merasakan gelar All England sektor tunggal putra. Bahkan pemain sekelas Taufik Hidayat, belum pernah meraih gelar All England.
Tunggal Putri
Sektor tunggal putri juga mempunyai catatan manis.
Walau disektor ini jarang ada pemain Indonesia yang menjurai, namun Indonesia berbangga, karena wakil Indonesia pada saat itu di tahun 1990, 1991, 1993 dan 1994, Susy Susanti berhasil mengangkat trofi dan berdiri di podium tertinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/badminton-malaysia-open-2020.jpg)