Breaking News:

Video

VIDEO - Dua Pelajar Pengedar Uang Palsu Ditangkap Polisi Lhokseumawe

Keduanya melakukan transaksi dengan uang palsu, dan mendapatkan kembalian uang yang asli. Aksi itu sudah dilakukan sebanyak 2 kali dalam tahun ini.

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Satreskrim Polres Lhokseumawe membekuk dua tersangka berinisal MS (19) dan RD (17), keduanya terlibat dalam sindikat peredaran uang palsu di sejumlah daerah di Aceh.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan mengatakan, kedua pelajar yang masih duduk di kelas satu dan dua SMA itu dibekuk pada 23 Februari lalu, di Gampong Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara.

Keduanya mendapatkan uang palsu tersebut dari IB (30) warga Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, yang saat ini sudah ditetapkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Modus yang dilakukan oleh kedua tersangka yakni, setelah mengambil uang palsu di Aceh Timur, keduanya bergerak ke Syamtalira Bayu, kemudian mereka membelanjakannya dengan cara membeli suatu barang memakai uang palsu pecahan Rp20 ribu. 

Keduanya melakukan transaksi menggunakan uang palsu, kemudian mendapatkan kembalian uang yang asli. 

Aksi tersebut sudah dilakukan sebanyak dua kali dalam tahun ini, di Kota Langsa dan Aceh Utara.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni, 55 lembar uang palsu pecahan Rp 20 ribu, 20 lembar uang Rp 10 ribu asli hasil kembalian, 57 lembar pecahan uang Rp 5 ribu asli, dan satu unit Honda Vario warna merah BL 6384 DAV.

Kedua tersangka terancam pasal 36 Ayat 3 Jo pasal 26 ayat 3 UU nomor 7 tahun 2020 tentang Mata Uang subsider UU 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak subsider Pasal 55 KUHP.

Keduanya terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda Rp 50 miliar. 

Penulis: Zaki Mubarak
Editor: Hari Mahardhika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved