Kamis, 4 Juni 2026

6 Kota Ini Disebut Zona Kuning Penyebaran Virus Corona di Indonesia, Ini Kata Kemenkes

kota-kota itu, kita katakan harus ada kewaspadaan yang lebih tinggi sebagai pintu masuk (kunjungan dari berbagai negara).

Tayang:
Editor: Amirullah
boldsky.com
Cara Pencegahan Coronavirus 

SERAMBINEWS.COM – Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Anung Sugihantono pastikan informasi yang beredar terkait sejumlah kota di Indonesia yang disebut sebagai zona kuning penyebaran virus corona adalah tidak benar.

Informasi yang beredar melalui pesan WhatsApp Messenger itu berbunyi,” Info kemkes 6 kota zona kuning corona: Medan, Batam, Jkt, Sby, Bali dan Manado.

Sediakan masker di rumah dan hand sanitizer. Usahakan jangan dl ke tempat umum dan travelling."

Anung memastikan jika Kemenkes tidak pernah mengeluarkan informasi tersebut.

"Kemenkes tidak pernah keluarkan Zona Kuning perihal kewaspadaan atau kedarutan Covid-19," ujar Anung seperti dikutip dari Kompas.com, Sabtu (29/2/2020).

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto.

Namun, ia menjelaskan, pemerintah memang meminta kewaspadaan pengawasan di enam kota itu.

Kewaspadaan yang dimaksud adalah untuk mencegah dan menangkal penyebaran virus yang telah menginfeksi lebih dari 50 negara tersebut.

Kapil Mishra, Sosok yang Diduga Provokator Penyerangan Terhadap Umat Islam di India, Ini Profilnya

Setelah Bunuh Ibu Kandung dan Nenek Tetangga, Junaidi Tewas Gantung Diri Tanpa Busana

Krisis Politik Malaysia Memanas, Mahathir Tuduh Perdana Menteri yang Baru Sebagai Pengkhianat

"Kalau kota-kota itu, kita katakan harus ada kewaspadaan yang lebih tinggi sebagai pintu masuk (kunjungan dari berbagai negara). Itu terdapat bandara internasional juga pelabuhan," ujar Achmad kepada Kompas.com.

Adapun keenam kota itu adalah Medan, Jakarta, Batam, Surabaya, Bali dan Manado.

"Bukan kemudian kotanya diwarnai kuning, merah, hijau enggak lah. Bukan juga kemudian seluruh masyarakat disuruh beli masker. Tetapi pengawasan yang lebih ketat dan peningkatan kewaspadaan," tegas Achmad.

"Misalnya Batam, ada bandara internasional dan pelabuhan laut. Jakarta ada Tanjuk Priok banyak kapal dagang dari China, Korea. Juga Manado dan Bali menjadi destinasi wisata. Itu adalah titik bagaimana cegah tangkal harus diperkuat sebab itu pintu masuk negara," lanjutnya.

Laga Persiraja Vs Bhayangkara FC Berlangsung Alot, Bek Bertahan Persiraja Agus Patah Tangan

Anak-anak WNI Eks ISIS Akan Dipulangkan, Mahfud MD: Anak di Bawah 10 Tahun yang Yatim Piatu

Alasan virus corona belum terdeteksi di Indonesia menurut ahli

Hingga saat ini, Indonesia belum mengonfirmasi adanya kasus virus corona yang terjadi di negaranya.

Terkait hal tersebut, Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia dan Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia Hermawan Saputra mengatakan ada beberapa alasan yang membuat virus corona belum terdeteksi di Indonesia.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved