Berita Lhokseumawe

Debt Collector Ditangkap Polisi di Lhokseumawe, Ini Barang Bukti yang Disita

Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe kini telah menahan seorang pria berinisial Np (42) asal Medan, Sumatera Utara...

SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Wakapolres Lhokseumawe Kompol Ahzan, didampingi Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang memperlihatkan barang bukti yang disita pada kasus penarikan mobil dengan tersangka seorang dept collector, Senin (2/3/2020). 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe kini telah menahan seorang pria berinisial Np (42) asal Medan, Sumatera Utara.

Pria yang bertindak sebagai debt collector di sebuah perusahaan lassing kendaraan tersebut ditangkap atas dugaan melakukan penarikan mobil yang tertunggak kredit secara paksa, tanpa disertai adanya putusan perdata untuk penarikan kendaraan dari pengadilan.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Wakilnya Kompol Ahzan, Senin (2/3/2020), saat konfrensi pers, menjelaskan proses penyidikan terhadap kasus ini sempat berlangsung panjang.

Dimana tersangka telah ditangkap pada 22 Desember 2019. Namun proses penyitaan barang bukti, khususnya mobil yang sempat ditarik oleh tersangka dari korban baru tuntas beberapa hari lalu.

Sedangkan rincian seluruh barang bukti yang diamankan pada kasus ini, sebut Kompol Ahzan, didampingi Kasat Reskrim AKP Indra Herlambang, satu lembar STNK, satu unit handphone merk Samsung, dan satu unit mobil Mitshubisi Galant ST tahun rakitan 1998 BK 168 PI.

"Sekarang ini seluruh barang bukti dan satu tersangka masih diamankan di Mapolres untuk proses hukum lanjutan," pungkas AKP Indra T Herlambang.

Sebelumnya, kasus penangkapan NP ini berawal dari seorang korban yang merupakan warga Lhokseumawe, pada 18 Desember 2020, keluar dari Rumah Sakit Kesrem. Lalu menuju mobil Misubhisi Galant ST BK 168 PI tahun buatan 1998.

Saat korban usai menghidupkan mobil, datang tersangka dan MH temannya ke mobil. Lalu mengetuk jendala mobil secara keras.

Selanjutnya tersangka temannya (DPO) berupaya mengambil mobil tersebut yang kondisinya sudah tertunggak kredit. Sempat terjadi cek-cok mulut.

Bupati Sarkawi Buka MTQ KORPRI Tingkat Kabupaten Bener Meriah, Ini Jumlah Peserta

Mengharukan, Perjuangan Masyarakat Aceh di Malaysia Saat Memulangkan Pemuda Aceh yang Terkena Stroke

Dua Warga Langkat Diduga Komplotan Pencuri Dibekuk Polres Aceh Tamiang, Begini Kronologisnya

Halaman
12
Penulis: Saiful Bahri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved