Minggu, 19 April 2026

Indonesia Terjangkit Corona

Jadwal Berangkat Seratusan Calon Jamaah Umrah Abdya Ditunda, Cegah Virus Corona

Mereka dari berbagai travel di Abdya ditunda keberangkatan umrah ini sehubungan larangan sementara pelaksanaan umrah bagi warga asing.

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Mursal Ismail
ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA
Sejumlah petugas mengenakan pakaian pelindung lengkap saat bersiap menyambut kedatangan kru kapal pesiar Diamond Princess yang dinyatakan negatif virus corona di Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3/2020). Pemerintah mengevakuasi 69 kru kapal pesiar Diamond Princess dari Yokohama, Jepang dan selanjutnya akan menjalani proses observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta.(ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA) 

Rencananya, katanya Iras, travel Lyla Wisata Dunia pada Selasa (3/3/2020) besok, memberangkatkan sebanyak 50 jamaah umrah.

Namun, karena adanya larangan sementara kedatangan warga luar ke Arab Saudi, maka pihak travel ini membatalkan sementara keberangkatan jamaah, sampai larangan itu dicabut kembali.

"Mudah-mudahan cepat dibuka kembali," kata Iras.

Iras mengatakan, pihaknya tetap akan memberangkatkan semua jamaah, pada saat larangan sudah dicabut oleh Pemerintah Arab Saudi.

Untuk jadwal keberangkatan, pihaknya menyesuaikan dengan putusan pemerintah Arab Saudi.

"Insya Allah, tetap kita berangkatkan.

Tapi kita tunggu keputusan dari Arab Saudi," katanya.

Sejauh ini, pihak travel sudah memberitahukan kepada seluruh calon jamaah, tentang alasan penundaan keberangkatan.

"Alhamdulillah, seluruh jamaah memahami, sebab sudah tau bahwa kebijakan itu diambil pihak travel, berlandaskan larangan Pemerintah Arab Saudi," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Pemerintah Indonesia mengumumkan adanya dua orang warganya yang positif terjangkit virus corona atau penyakit Covid-19.

Pengumuman itu disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo, Senin (2/3/2020) di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Menurut Jokowi, dua warga negara Indonesia (WNI) itu sempat menjalin kontak dengan warga negara Jepang yang belakangan diketahui juga positif virus corona.

"Orang Jepang ke Indonesia bertemu siapa, ditelusuri dan ketemu. Ternyata orang yang terkena virus corona berhubungan dengan dua orang, ibu 64 tahun dan putrinya 31 tahun," kata Jokowi.

Dengan kondisi ini, masyarakat perlu waspada dan mengantisipasi bahaya virus corona tersebut.

Apabila masyarakat merasakan gejala virus corona, seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorakan, dan gangguan pernapasan parah, disarankan segera mengakses ke layanan kesehatan.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved