Aksi Peduli Muslim India dan Suriah

Malam Ini, Ormas Islam di Aceh Gelar Aksi Peduli Muslim India dan Suriah

Bentrokan umat muslim dan hindu atas penolakan UU Kewarganegaraan Anti-Muslim di India semakin memburuk.

(DANISH SIDDIQUI)
Demonstran berunjuk rasa menolak UU Kewarganegaraan Baru di New Delhi, India, Senin (24/2/2020).(DANISH SIDDIQUI) 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Situasi keamanan di India pasca bentrokan umat muslim dan hindu atas penolakan Citizenship Amendment Act (CAA) yang juga disebut sebagai UU Kewarganegaraan Anti-Muslim semakin memburuk.

Korban yang syahid karena kerusuhan rasis di Delhi, India sudah mencapai 34 jiwa. Selain itu, ratusan luka-luka dan jutaan umat muslim India terancam nyawa dan harta.

Sejumlah ormas Islam di Aceh mengaku prihatin dengan kondisi tersebut dan mengutuk pemerintah India di bawah Perdana Menteri Narendra Modi yang mengeluarkan undang-undang kontroversial itu.

Kondisi yang tidak kalah memprihatinkan terhadap umat muslim juga terjadi di Suriah. Berdasarkan Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia di Suriah (SOHR) sudah 360.000 orang lebih warga sipil meninggal akibat perang selama 7 tahun.

Sebagai bentuk sikap protes atas dua kejadian itu, Rumoh Umat Indonesia (RUI) bersama Zawiyah Nurun Nabi akan menggelar aksi solidaritas Aceh untuk muslim India dan Suriah pada Senin (2/2/2020) malam.

“Kami harap, semua muslim Aceh, terutama yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar datang ke masjid raya nanti malam," kata Koordinator Aksi, Tgk Muhammad Balia.

Rencananya, aksi itu akan diikuti sejumlah ormas seperti Aksi Cepat Tanggap (ACT Aceh), PD-GPI Banda Aceh, Gerakan Suara Rakyat Aceh (GSR), Rabithah Thaliban Aceh (PB RTA), Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU), dan FPI Banda Aceh.

Sebelum menggelar aksi, massa terlebih dahulu melaksanakan zikir dan salawat yang dipimpin oleh Ustaz H Jamhuri Ramly MA.

Kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Plt Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali beserta doa.

Selanjutnya, massa juga akan menggelar shalat gaib untuk muslim di India dan Suriah yang menjadi korban kerusuhan. "Kita juga menggalang donasi," ujar Balia.(*)

Pria Ini Kisahkan Pemeriksaan Virus Corona yang Dia Alami, Dikarantina 14 Hari dan Ini Hasilnya

Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV, Sempat Mengeluh soal Kehidupan

Ungkapan Mertua BCL, Ayahanda Ashraf Sinclair Curhat Seusai Sepekan sang Anak Meninggal

Kisah Pengantin Hindu Menikah Dilindungi Tetangga Muslim, Kerusuhan Antaragama Batalkan Pernikahan

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved