Jumat, 8 Mei 2026

Berita Abdya

Dana BOS belum Juga Cair, Kepala Selolah di Abdya Pusing Hadapi Ujian Sekolah 

“Kita mulai pusing menghadapi Ujian Akhir Sekolah (UAS) mulai 16 Maret dan UN mulai 30 Maret mendatang. Dana BOS sangat diperlukan untuk menyusun...

Tayang:
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Nurul Hayati
Ilustrasi 

“Kita mulai pusing menghadapi Ujian Akhir Sekolah (UAS) mulai 16 Maret dan UN mulai 30 Maret mendatang. Dana BOS sangat diperlukan untuk menyusun dan mencetak soal, termasuk konsumsi guru,” kata Kepala SMAN Tunas Bangsa, Arianto kepada Serambinews.com, Selasa (3/3/2020).

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Seluruh sekolah ((SD,SMP,SMA/SMK/SLB) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), belum juga cair dana BOS (bantuan operasional sekolah) Tahap I tahun 2020 hingga Selasa (3/3/2020).

Para sekolah setempat, terutama tingkat SMA/SMK/SLB dilaporkan pusing menghadapi Ujian Akhir Sekolah (UAS) dimulai 16 Maret mendatang.

“Kita mulai pusing menghadapi Ujian Akhir Sekolah (UAS) mulai 16 Maret dan UN mulai 30 Maret mendatang. Dana BOS sangat diperlukan untuk menyusun dan mencetak soal, termasuk konsumsi guru,” kata Kepala SMAN Tunas Bangsa, Arianto kepada Serambinews.com, Selasa (3/3/2020).  

Belum lagi kebutuhan ATK (alat tulis kantor) harus ditanggulangi dengan dana pribadi kepala sekolah atau utang pada toko-toko yang menyediakan alat tulis.

Sebagai cacatan, skema penyaluran dana BOS sudah berubah.

 Jika sebelumnya  disalurkan melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), mulai tahun 2020, Kemenkeu RI langsung mentransfer dana BOS ke rekening sekolah.

Siap Bertarung, Gregoria Mariska Tunjung akan Menjamu Yeo Jia Min Di All England Open 2020

Tahapan pencairan juga berubah, bila tahun sebelumnya dicairkan empat kali setelah (triwulan), tahun ini disalurkan tiga tahap atau tiga kali setuhun (empat bulan sekali). 

Tahap I cair 30 persen, tahap II 40 persen, dan tahap III cair 30 persen dari jumlah alokasi dana BOS sekolah bersangkutan.

Arianto belum mengetahui penyebab, sehingga pemerintah belum menstranfer dana BOS ke rekening sekolah.

Padahal, para kepala sekolah telah mengirim nomor rekening sekolah pada Januari lalu.

Dengan cara mengisi dalam  web Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Di Abdya, punya 15 unit Sekolah Menengah Atas (SMA),  termasuk 3 SMA Swasta dan 5 unit Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta  1 unit Sekolah Luar Biasa (SLB), terdiri atas SDLB, SMPLB, dan SMALB.

Seluruh sekolah tersebut dikelola Pemerintah Aceh.

Provinsi Aceh Inflasi 0,44 Persen, Ini Kelompok Pengeluaran yang Mengalami Kenaikan

Para kepala sekolah sudah berulang kali mengecek pada bank, namun dana BOS belum ditransfer pemerintah pusat.

Bukan saja SMA/SMK, seluruh Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Abdya juga belum cair dana BOS tahap I 2020.

“Kepala sekolah yang kita tanya mengaku, bahwa dana belum masuk ke rekening sekolah,” kata Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Abdya, Saiful dihubungi Serambinews.com.

Kabupaten Abdya memiliki 108 SD dan 29 SMP, termasuk 5 SMP Swasta di bawah pengelolaan pemkab setempat.

Peristiwa belum cair dana BOS 2020 dikatakan, memang belum menganggu Proses Belajar Mengajar (PBM), karena kebutuhan operasional sekolah ditalangi dengan dana pribadi para kepala sekolah atau mengutang pada toko-toko, terutama untuk kebutuhan ATK.

“Kebutuhan buku paket kita utang dulu di toko, dibayar setelah cair dana BOS,” kata Kafrawi, Kepala SMPN 1 Kuala Batee kepada Serambinews.com.

Dampak belum cair dana BOS memasuki bulan awal Maret ini, para kepala sekolah semakin kewalahan menanggulangi kebutuhan operasional sekolah.

PAS Minta Pemerintah Aceh Serius Tangani Bencana di Aceh Selatan

Termasuk membayar honor para guru honorer (guru honorer non kontrak daerah). 

Tidak kunjung cair dana BOS  diakui sangat membingungkan para kepala sekolah di Abdya.

Pasalnya,  Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI, dilaporkan sudah menyalurkan dana BOS sebanyak Rp 8 triliun ke  rekening sekolah.   

“Per Jumat, 14 Februari sudah Rp 8 triliun ke  sekolah,” kata Kepala Sub Direktorat Dana Desa Otonomi Khusus dan Dana Keistimewaan Kemenkeu, Kresnadi Prabowo Mukti, Sabtu (15/2) seperti dikutip harian ini, Minggu (16/2/2020).   

Dari informasi diperoleh, kepala sekolah bahwa di Aceh hanya satu sekolah yang sudah cair dana BOS tahap I tahun 2020, yaitu SKM di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. (*)

Bupati Abdya Layangkan Surat ke DPRK, Terkait Penertiban Aset Pemkab

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved