Berita Abdya
Ini Penyebab belum Cair Dana BOS Seluruh Sekolah di Abdya
Dugaan sementara, ada kesalahan usulan jumlah dana per siswa. Sebab, tahun 2020 dana BOS yang dihitung per siswa bertambah Rp 100.000.
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Nurul Hayati
Namun, Kabid Dikdas pada Disdikbud Abdya, Saiful menjelaskan kesalahan input nomor rekening salah satu SD itu sudah berhasil diatasi.
“Sekarang, nomor rekening sekolah seluruhnya sudah valid,” katanya.
• Komisi X DPR RI Sahuti Dana Pembangunan GOR Pidie Rp 15 Miliar, Begini Harapannya
Sedangkan penyebab belum cair dana BOS untuk seluruh SMA dan SMK di Abdya dimana pengelolaannya sudah beralih ke provinsi, juga belum diketahui.
Bahkan menurut Kepala SMAN Tunas Bangsa, Arianto kepada Serambinews.com, Selasa (3/3/2020), para kepala SMA setempat belum juga menerima SK Penetapan Penerimaan dana Bos tahun 2020.
“Sebelum cair dana BOS, ada SK penetapan penerimaan dana BOS, SK ini belum kita terima,” katanya.
Seperti diberitakan, seluruh sekolah meliputi SD,SMP,SMA/SMK/SLB) di Kabupaten Abdya, belum juga cair dana BOS Tahap I tahun 2020 hingga Selasa (3/3/2020).
Para sekolah setempat, terutama tingkat SMA/SMK/SLB dilaporkan pusing menghadapi Ujian Akhir Sekolah (UAS) dimulai 16 Maret mendatang.
“Kita mulai pusing menghadapi Ujian Akhir Sekolah (UAS) mulai 16 Maret dan UN mulai 30 Maret mendatang. Dana BOS sangat diperlukan untuk menyusun dan mencetak soal, termasuk konsumsi guru,” kata Kepala SMAN Tunas Bangsa, Arianto kepada Serambinews.com, Selasa (3/3/2020).
• Bisa Meningkatkan Kekebalan Tubuh, 5 Makanan Ini Cocok untuk Menangkal Virus Corona
Belum lagi kebutuhan ATK (alat tulis kantor) harus ditanggulangi dengan dana pribadi kepala sekolah atau utang pada toko-toko yang menyediakan alat tulis.
Sebagai cacatan, skema penyaluran dana BOS sudah berubah. Jika sebelumnya disalurkan melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), mulai tahun 2020, Kemenkeu RI langsung mentransfer dana BOS ke rekening sekolah.
Tahapan pencairan juga berubah, bila tahun sebelumnya dicairkan empat kali setahun (4 triwulan), tahun ini disalurkan tiga tahap atau tiga kali setuhun (empat bulan sekali).
Tahap I cair 30 persen, tahap II 40 persen, dan tahap III cair 30 persen dari jumlah alokasi dana BOS sekolah bersangkutan.
Para kepala sekolah setempat telah mengerim nomor rekening sekolah pada Januari lalu dengan cara mengisi dalam web Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.
Di Abdya, punya 15 unit Sekolah Menengah Atas (SMA), termasuk 3 SMA Swasta dan 5 unit Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta 1 unit Sekolah Luar Biasa (SLB), terdiri atas SDLB, SMPLB dan SMALB.
Seluruh sekolah terasebut dikelola Pemerintah Aceh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dana-bos_20160303_120014.jpg)