Minggu, 12 April 2026

Berita Aceh Timur

Begini Cara Samidan Selamatkan Diri dari Terkaman Buaya, Kakinya Luka 28 Jahitan

Samidan selamat dari terkaman buaya sungai Arakundo Sabtu (7/3/2020) jelang magrib sekitar pukul 18.30 WIB lalu.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Yusmadi
For Serambinews.com
Samidan selamat dari terkaman buaya sungai Arakundo Sabtu (7/3/2020) jelang magrib sekitar pukul 18.30 WIB lalu. 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI – Samidan selamat dari terkaman buaya sungai Arakundo Sabtu (7/3/2020) jelang magrib sekitar pukul 18.30 WIB lalu.

Tapi ia mengalami luka di bagian tumit sebelah kanan, dan terpaksa dijahit sebanyak 28 jahitan.

Hal itu disampaikan, Keuchik Gampong Pante Labu, Zuljalali (51) kepada Serambinews.com, Selasa (10/3/2020).

Zuljalali, mengatakan, Samidan menyelamatkan diri dengan cara memegang kayu dekat lokasi dan menarik kakinya dari terkaman buaya.

Kemudian Samidan ditolong oleh tetangganya yang berkebun dan langsung dievakuasi ke rumah korban di Dusun Pateng berjarak sekitar 2 kilometer dari kebunnya.

Kemudian warga membawa korban ke rumah petugas medis di Gampong Tanjung Dalam, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, karena lebih dekat ke daerah ini daripada ke pusat Kecamatan Pante Bidari sekitar 20 km.

“Akibat digigit buaya tumit kaki Samidan terpaksa dijahit sekitar 28 jahitan,” jelas Zuljalali.

Zuljalali, mengatakan saat ini warganya yang kerkebun di tepi sungai Arakundo banyak menanam cabai. Tapi karena musim kemarau sehingga air untuk siram tanaman diambil dari sungai Arakundo.

Dari Gampong Pante Labu, ke hulu sungai sampai Gampong Blang Senong, jelas Zuljalali, banyak ditemukan buaya di aliran sungai.

Petani Pante Labu Diterkam Buaya di Sungai Arakundo, Begini Kondisi Korban

Investasi di Aceh, What Wrong?

Viral, Pria Ini Belikan Makanan untuk Keluarga Pacarnya, Ternyata Sang Pacar Kencan dengan Pria Lain

Dan sebelumnya sejumlah petani juga sering diganggu tapi belum sampai menimbulkan korban.

“Tapi kejadian ini menyakinkan kita bahwa buayanya sudah mulai ganas dan mengganggu warga, akibatnya petani saat ini menjadi resah,” jelas Zul.

Sebelumnya diberitakan, seorang petani Samidan (45) di Dusun Pateng, Gampong Pante Labu, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, diterkam buaya di bagian tumit kaki sebelah kanan Sabtu (7/3/2020) jelang magrib sekitar pukul 18.30 WIB.

Informasi itu disampaikan oleh Keuchik Gampong Pante Labu, Zuljalali (51) kepada Serambinews.com, Selasa (10/3/2020).

Zuljalali mengatakan Samidan diterkam buaya saat sedang mengambil air di tepi aliran sungai Arakundo, Sabtu sore untuk keperluan menyiram tanaman cabai.

Samidan mengambil air di tepi sungai yang berbentuk pantai, karena sungai dalam keadaan surut.

“Jerigen pertama sudah diisi dan dinaikan ke atas, kemudian dia ambil air satu jerigen lagi, ketika hendak balik tumit kaki sebelah kanan Samidan langsung diterkam buaya,” jelas Zuljalali kepada Serambinews.com, Selasa. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved