Kamis, 11 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Rektor UIN Ar-Raniry Uji Langsung Mahasiswa Peserta Syahadah Mataqu

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman menegaskan komitmen kampus memperkuat budaya membaca dan menghafal Al-Qur'an via Syahadah Mataqu.

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/Humas UIN Ar Raniry
UJI BACAAN QUR'AN - Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman menguji langsung bacaan mahasiswa dengan mengawali bacaan beberapa ayat Al-Quran dan dilanjutkan oleh mahasiswa peserta Syahadah Mataqu UIN Ar-Raniry Banda Aceh di Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry, Rabu (10/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman menegaskan komitmen kampus memperkuat budaya membaca dan menghafal Al-Qur'an via Syahadah Mataqu.
  • Program hasil kerja sama PSQ dan Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir itu menjadi bagian peringatan 1 Muharram 1448 H sekaligus pembinaan hafidz-hafidzah di lingkungan kampus.
  • UIN Ar-Raniry berharap budaya Al-Qur'an semakin berkembang, melibatkan sivitas akademika dan masyarakat, serta melahirkan generasi berkarakter Qurani.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Profesor Mujiburrahman berkomitmen memperkuat dan menggalakan budaya baca dan menghafal Al-Quran di kalangan mahasiswa di kampus tersebut.

Hal itu disampaikan Prof Mujiburrahman saat membuka Syahadah Mataqu (Markaz Tahfizh Al-Qur'an) di Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry, Rabu (10/6/2026).

Untuk diketahui, Syahadah Mataqu terlaksana atas kerja sama Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ) dengan Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah, yang diikuti oleh mahasiswa UIN Ar-Raniry yang telah mampu menghafal Al-Qur'an mulai dari tiga hingga 30 juz.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Mujiburrahman menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang istiqamah menjaga hafalan Al-Qur'an di tengah aktivitas akademik.

“Tidak semua mahasiswa mendapatkan kesempatan dan kemampuan untuk terus bersama Al-Qur'an," ucapnya.

Baca juga: Rafi Hafiz, Putra Aceh Barat yang Lolos Kampus Top di Australia dan Kanada

"Karena itu, mereka yang menjaga hafalan patut diberikan apresiasi dan dukungan agar semakin semangat di masa mendatang,” kata Mujiburrahman.

Menurutnya, keberadaan mahasiswa hafidz dan hafidzah merupakan aset penting yang perlu terus didukung serta dikembangkan melalui berbagai program pembinaan.

Selain mahasiswa, ia juga mendorong keterlibatan dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat umum dalam program-program tahfidz yang dikembangkan PSQ UIN Ar-Raniry.

“Kami ingin Pusat Studi Al-Qur'an menjadi pusat pembinaan Al-Qur'an yang lebih luas, tidak hanya untuk mahasiswa, tetapi juga bagi sivitas akademika dan masyarakat,” ujarnya.

Uji Langsung Mahasiswa

Pada kesempatan itu, Mujiburrahman menguji langsung mahasiswa dengan mengawali bacaan beberapa ayat Al-Quran.

Bacaan Rektor itu kemudian dilanjutkan oleh mahasiswa peserta Syahadah Mataqu UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Sementara itu, Ketua PSQ UIN Ar-Raniry, Ivan Aulia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya menumbuhkan semangat mahasiswa untuk menjaga dan meningkatkan hafalan Al-Qur'an di lingkungan kampus.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved