Berita Aceh Timur
Kapal Nelayan Idi Kembali Ditangkap di Thailand
Berdasarkan informasi dari para pawang, jelas Ermansyah, mereka ditangkap Senin (9/3/2020) sore antara perairan laut Thailand dan Myanmar.
Penulis: Seni Hendri | Editor: Nurul Hayati
Berdasarkan informasi dari para pawang, jelas Ermansyah, mereka ditangkap Senin (9/3/2020) sore antara perairan laut Thailand dan Myanmar.
Laporan Seni Hendri l Aceh Timur
SERAMBINEWS,COM, IDI - Kapal nelayan asal Idi, Aceh Timur, kembali ditangkap pihak angkatan laut Thailand.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Idi, Ermansyah, kepada Serambinews.com, Rabu (11/3/2020).
Ermansyah mengatakan, informasi terkait KM Tuah Sulthan Baru TSB 02 - 2016 ditangkap diperolehnya dari sejumlah pawang kapal yang pulang melaut.
Berdasarkan informasi dari para pawang, jelas Ermansyah, mereka ditangkap Senin (9/3/2020) sore antara perairan laut Thailand dan Myanmar.
"Setelah saya crosscheck, benar bahwa mereka ditangkap di perairan laut Thailand," ungkap Ermansyah.
Ermansyah menyebutkan, Km Tuah Sulthan Baru TSB 02 - 2016 terakhir ke luar dari PPN Idi, 1 Februari 2020.
• LIVE STREAMING All England 2020 Hari Ini - Jonatan Christie Awali Perjuangan Wakil Indonesia
Kemudian bongkar ikan di pelabuhan perikanan samudera (PPS) Lampulo Banda Aceh dan berangkat lagi melaut pada 4 Maret 2020.
Saat terakhir berangkat dari PPN Idi, KM Tuah Sulthan dengan ABK 29 orang, termasuk pawang M Saidan.
Namun, jumlah ABK KM Tuah Sulthan berangkat dari PPS Lampulo, belum diketahui.
Sebelumnya, 21 Januari 2020 lalu, dua kapal nelayan Idi, yakni KM Perkasa Mahera dan KM Voltus dengan 32 ABK juga ditangkap pihak angkatan laut Thailand dan sampai saat ini belum dibebaskan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/km-tuah-sulthan-bar-saat-bersandar-di-ppn-idi-aceh-timur.jpg)