Wabah Virus Corona
Atasi Corona, Bupati Aceh Besar Tinjau Bandara SIM dan Bentuk Gugus Tugas
Diruang observasi virus corona, Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali bertanya, kepada Kepala Kesehatan Karantina Pelabuhan (KKP) Blang Bintang, apakah peral
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Herianto I Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Bupati Aceh Besar Mawardi Ali menyatakan untuk mencegah virus corona, Pemkab Aceh Besar segera mebentuk gugus tugas atau Satgas pencegahan penularan virus corona.
“Dalam mengadapi penularan virus corona itu, kita tidak boleh panik, tapi juga tidak boleh anggap enteng,” ujar Bupati Aceh Besar Mawardi Ali kepada wartawan, usai meninjau peralatan pengawasan terhadap penumpang yang datang dan berangkat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Selasa (17/3).
Kunjungan Kerja Bupati Aceh, Mawardi Ali ke Bandara Internasional SIM Blang Bintang tersebut didampingi Kapolres Aceh Besar Ayi Satria, Dandim Aceh Besar Kolonel Infantri Hasan Lubis, Danlanud Bandara SIM, Kolonel Penerbangan Hendro Arief, Kajari Aceh Besar, Rajendra Dharmalinga Wiritanaya SH, Sekda Aceh Besar Iskandar dan sejumlah Kepala SKPK Aceh Besar dan para wartawan.
• Afrika Jadi Benua Paling Sedikit Kasus Corona, Benarkah Kulit dan Darah Keturunan Mereka Kebal?
• BREAKING NEWS : Heboh, Pemuda Ditemukan dekat Jembatan Alue Nireh dengan Kondisi Tangan Terikat
• Malaysia Lockdown Selama 14 Hari, Pemerintah Beri Diskon Tagihan Listrik Selama Enam Bulan
Di Bandara Internasional SIM, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali, bersama rombongannya saat memasuki ruangan di Bandara Internasional SIM, disambut Manejer Operasional PT Angkasa Pura II Blang Bintang Surkani.
Bupati bersama anggota Muspida juga dicek lebih dulu suhu tubuh, baru kemudian rombongan dipandu Surkani memasuki rungan tempat observasi penumpang dari luar negeri yang masuk ke Aceh melalui Bandara SIM.
Di ruang observasi indikasi suspect virus corona, bupati bersama rombongan, diterima Kepala Kesehatan Karantina Pelabuhan, Patimurra SKM.
Diruang observasi virus corona, Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali bertanya, kepada Kepala Kesehatan Karantina Pelabuhan (KKP) Blang Bintang, apakah peralatan observasi yang dimiliki untuk mendeteksi virus corona sudah lengkap di Bandara SIM.
Patimura menjawab, kalau peralatan untuk observasi virus corona di ruang onservasi virus corona ini sudah lengkap.
Yang masih kurang, kata Patimura, adalah stok masker dan pencuci tangan atau antiseptik dan baju seragam penanganan virus corona.
APD, atau baju seragam untuk penangnan pasien corona, baru ada 8 pasang, ini termasuk sedikit dan perlu ditambah.
Sejak pos pemantauan virus corona di aktifkan di Bandara SIM pihaknya tidak mendapatkan satu orang pun penumpang yang tiba di Bandra SIM terindiksi mengidap virus corona.
Surkani juga mengatakan memang ada penurunan jumlah penumpang, khususnya untuk perjalanan luar negeri, sekitar 20 persen dan dalam negeri 10 persen.
“Sampai kini belum ada penutupan rute penerbangan, baik dalam negeri, maupun luar negeri, sampai satu minggu ke depan," ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/corona-4747.jpg)