Breaking News:

Viral

Isu Corona Membuat Bus Transjakarta Diserbu Penumpang, Begini Penampakan Antrean di Beberapa Halte

PT Transjakarta melalui akun twitter resminya menyampaikan layanan transjakarta sangat terbatas hanya 13 rute dalam koridor dengan jadwal kedatangan

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/twitter
Sejumlah halte di Jabodetabek disesaki para penumpang bus Transjakarta. 

Laporan Agus Ramadhan I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sejumlah halte di Jabodetabek disesaki para penumpang bus Transjakarta.

Pemandangan itu seperti terlihat pada Senin (16/3/2020) pagi akibat pembatasan operasional dari PT Transjakarta terkait virus corona.

PT Transjakarta melalui akun twitter resminya menyampaikan layanan transjakarta sangat terbatas hanya 13 rute dalam koridor dengan jadwal kedatangan bus tiap 20 menit sekali.

"Silahkan gunakan opsi transportasi lain jika anda masih sangat perlu untuk bepergian,” tulis manajemen PT Transjakarta di akun tiwtternya @PT_Transjakarta.

Permasalahan Transjakarta menjadi trending topik di media sosial twitter setelah beberapa akun mengunggah calon penumpang yang mengantre cukup panjang.

Seperti akun Anton Junior (@antonjuniorche) mengunggah situasi terkini pukul 7:28 WIB di terminal Transjakarta Kalideres.

Dalam foto yang diunggahnya, terlihat antrean yang cukup panjang hingga memakan bahu jalan.

Kemudian akun Pasha M. (@pashaaaa_m) pukul 7:32 WIB mengunggah sebuah foto yang menunjukkan antrean panjang di Halte Puri Beta.

“Mantaaap min @PT_Transjakarta sepanjang ini antriannya.... luar biasa perubahan ini dampaknya.... btw ini Koridor 13.... 13A Puribeta Blok M. Dan sdh hampir 1,5jam antriannya...” tulis akun @pashaaaa_m.

Akun @jktinformasi juga mengunggah foto yang menunjukkan antrean panjang di halte depan Universitas Budi Luhur.

“Senin 16 Maret 2020 | Antrian Warga yang akan menaiki Bus Transjakarta di Halte Busway depan Univ. Budi Luhur Ciledug,” tulis akun @jktinformasi.

Padahal, Presiden Joko Widodo telah meminta segenap masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona.

Salah satu caranya, menurut Jokowi, adalah dengan memulai mengurangi aktivitas di luar rumah.

"Saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah," ujar Jokowi dalam konferensi pers di Istana Bogor, Minggu (15/3/2020).

Masyarakat di harapkan dapat mengurangi interaksi dengan orang banyak atau dapat melakukan social distancing (menjaga jarak).(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved