Berita Bireuen

Sebanyak 120 Desa di Bireuen belum Ajukan Pencairan Bantuan DD dan ADG, Ini Harapannya

Bagi desa-desa yang belum mengajukan usulan, untuk mempercepat mengajukan. Sehingga mempercepat proses verifikasi yang kemudian bisa diajukan ke...

For Serambinews.com
Kabid Pemerintahan Kemukiman dan Gampong (DPMGP-KB) Bireuen, M Jamil SPd. 

Bagi desa-desa yang belum mengajukan usulan, untuk mempercepat mengajukan. Sehingga mempercepat proses verifikasi yang kemudian bisa diajukan ke KPKN Lhokseumawe untuk pencairan bantuan. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Hingga 20 Maret 2020 masih ada sebanyak 120 desa di Bireuen dari 609 desa yang belum mengajukan usulan pencairan bantuan Dana Desa (DD) dan bantuan Alokasi Dana Gampong (ADG) tahap pertama tahun ini.

Desa-desa yang belum mengajukan usulan diharapkan, segera mempersiapkan bahan dan segera mengajukan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB)
Bireuen untuk segera diproses.

Kepala DPMGP-KB Bireuen, Drs Fuadi melalui Kabid Kabid Pemerintahan Kemukiman dan Gampong (DPMGP-KB) Bireuen, M Jamil SPd kepada Serambinews.com, Jumat (20/03/2020) menyebutkan, sebanyak 120 desa
yang belum mengajukan usulan pencarian bantuan yaitu dari Samalanga (8 desa), Jeunieb (28 desa), Peudada (10 desa), Jeumpa (30 desa) dan Kota Juang (4 desa).

Seterusnya dari Kecamatan Juli (5 desa), Peusangan (10 desa), Peusangan Selatan dan Peusangan Siblah Krueng (masing-masing 1 desa), Jangka (21 desa), dan Makmur (2 desa).

Sedangkan kecamatan Simpang Mamplam, Pandrah, Peulimbang, Kuala, Kutablang dan Gandapura sudah selesai seluruhnya.

Menjawab Serambinews.com penyebab belum diajukan berkas usulan pencarian bantuan, M Jamil mengatakan, ada sebagian berkas sudah diajukan namun belum lengkap.

Bima Arya Positif Corona, Gejala yang Ia Rasakan Kerap Disepelekan Banyak Orang

Kemudian, ada juga yang belum selesai membahas APBG gampong, karena keuchik atau tuha peut baru dilantik.

Selain itu, ada juga antara keuchik dan kepala desa belum melakukan koordinasi.

Sehingga terlambat mengajukan usulan.

M Jamil menambahkan, sebanyak 25 desa sudah mencairkan bantuan.

Kemudian 201 desa berkasnya sedang diproses di KPKN Lhokseumawe dan 263 desa berkasnya sedang diverifikasi di DPMGP-KB dan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Bireuen.

Bagi desa-desa yang belum mengajukan usulan, untuk mempercepat mengajukan.

Sehingga mempercepat proses verifikasi yang kemudian bisa diajukan ke KPKN Lhokseumawe
untuk pencairan bantuan. (*)

VIDEO - Ada 53 TKA Asal Cina di Nagan Raya, Tim Gabungan Lakukan Pemeriksaan Suhu Tubuh

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved