Breaking News:

Berita Aceh Timur

Jembatan Hubung Antar Kecamatan Rusak Parah di Aceh Timur

Jembatan rangka baja, penghubung Gampong Kliet, Kecamatan Ranto Peureulak dengan Gampong Sarah Pineung, Peureulak Kota, Aceh Timur, rusak parah

Dok Ardi Ansah
Jembatan rangka baja, penghubung Gampong Kliet, Kecamatan Ranto Peureulak dengan Gampong Sarah Pineung, Kecamatan Peureulak Kota, Aceh Timur, rusak parah, Minggu (22/3/2020). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI – Jembatan rangka baja, penghubung Gampong Kliet, Kecamatan Ranto Peureulak dengan Gampong Sarah Pineung, Kecamatan Peureulak Kota, Aceh Timur, rusak parah.

Rusak parah terutama pada lantai yang sudah tidak sempurna alias bolong-bolong.

Jembatan berkontruksi besi yang dibangun PT Asamera sekitar tahun 70-an ini, memiliki panjang sekitar 50 meter, dengan lebar 4 meter.

Jembatan ini, melintasi Krueng Peureulak, dengan Ketinggian di atas sungai sekitar 10 meter.

Medan Mulai Hentikan Pengiriman Gula ke Pidie, Sejumlah Pedagang Mengeluh

Keuchik Gampong Kliet, Kecamatan Ranto Peureulak, Yusri, mengatakan, jembatan ini menghubungkan Kecamatan Ranto Peureulak dengan Kecamatan Peureulak Kota.

Warga seberang sungai yang masuk dalam Kecamatan Peureulak Kota, yang menggunakan jembatan ini.

Empat gampong diantaranya, Gampong Sarah Pineung, Lubuk Pempeng, Blang Simpo, dan Cek Mbon.

“Jembatannya sudah tidak layak pakai lagi. Lantainya dari besi sudah bolong-bolong,” ungkap Yusri kepada Serambinews.com.

Sebelumnya, lantai jembatan ini kayu. Tapi beberapa tahun lalu, diganti besi bulat oleh PT Medco.

Warga Keliling Kampung di Aceh Barat, Berdoa Supaya Dijauhkan dari Virus Corona

“Karena lantai bolong-bolong banyak pengendara terjebak, dan bahkan ada yang jatuh ke sungai. Tapi belum menimbulkan korban jiwa,” jelas Yusri.

Selain pengendara sepmor, jembatan ini sudah mengancam truk-truk yang bermuatan.

“Harapan warga jembatan itu dibangun baru. Jika tidak maka diperbaiki agar mudah dilalui, dan tidak menimbulkan korban jiwa,” pinta Yusri mewakili masyarakat di daerah itu. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved