Wabah Virus Corna

Anne Avantie Jahit Baju Hazmat untuk Disumbangkan ke Paramedis yang Merawat Pasien Corona

Di tengah pandemi Covid-19, ia memutuskan untuk sementara waktu menghentikan seluruh penjahitan kebaya di konveksinya dan beralih menjahit APD bagi pa

SERAMBINEWS/instagram
Penjahitan APD bagi para tenaga medis. 

Laporan Firdha Ustin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pandemi Covid-19 membuat korban terinfeksi semakin hari semakin banyak.

Hingga kini, di Indonesia tercatat jumlah korban yang terinfeksi Covid-19 mencapai 686 kasus (25/3/2020).

Jumlah itu kian bertambah.

Namun sering sekali para staf medis sangat sulit mencari APD (Alat Perlindungan Diri) untuk merawat pasien Covid-19.

Hal itulah yang kemudian melatarbelakangi Anne Avantie, seorang desainer kebaya Indonesia, untuk menjahit baju hazmat di konveksinya melalui yayasan Anne Avantie Peduli APD.

Di tengah pandemi Covid-19, ia memutuskan untuk sementara waktu menghentikan seluruh penjahitan kebaya di konveksinya dan beralih menjahit APD bagi para tenaga medis.

“BERBAGI Baju APD (Alat Pelindung Diri) di produksi oleh Yayasan Anne Avantie yg dipersembahkan oleh para DONATUR dan TIDAK Di PERJUAL BELI kan," tulis Anne di Instagram pada Rabu (25/3/2020).

Nantinya baju hazmat atau APD itu akan disumbangkan ke beberapa rumah sakit dengan syarat ada permohonan resmi yang dikirimkan melalui email anneavantie@yahoo.com.

Viral Video Jenazah Pasien PDP Dimakamkan Keluarga, Ini Penjelasan Jubir Covid-19

DPRA Bikin Heboh, Gelar Rapat Paripurna Besok di Tengah Ancaman Wabah Corona

Pemerintah Minta Hindari Keramaian, DPRA Malah Gelar Rapat Paripurna Besok di Tengah Wabah Corona

Desainer kebaya yang karyanya sering di pakai para artis Indonesia itu mengatakan jika hanya bisa memproduksi dalam jumlah yang terbatas.

Hal itu dikarenakan usaha Anne Avantie bukan pabrik dan dikerjakannya secara manual.

“Kami hanya bisa memproduksi dalam jumlah yg TERBATAS .., karena kami bukan PABRIK dan di kerjakan secara MANUAL. maka dengan segala keterbatasan BAJU APD setiap hari kami producsi semampu yg kami bisa lakukan ..seMAXIMAL mungkin dengan menghentikan seluruh produksi yg lain. Oleh karena itu saya memohon MAAF andai tidak bisa dalam JUMLAH BANYAK menyumbangkan pada PAHLAWAN KEMANUSIAAN melalui RS setempat,” ujar Anne.

Annie Berharap apa yang telah dilakukannya semoga bisa bermanfaat dan bisa di tiru oleh penjahit-penjahit lain.

APD (alat pelindung diri) saat ini banyak dibutuhkan oleh para tenaga medis yang merawat pasien virus corona di Indonesia.

Seperti yang baru-baru ini terjadi, stok APD yang menipis di beberapa rumah sakit membuat para staf medis melindungi dirinya memakai kantong plastik saat menangani pasien virus corona di Indonesia.(*)

Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved