Berita Banda Aceh

Empat Fraksi di DPRA Tolak Rapat Paripurna yang Digelar Besok, Ini Alasannya

Ketua Fraksi PPP, Ihsanuddin MZ kepada Serambinews.com mengatakan rapat itu sesuatu yang paling ngeri dan bertabrakan dengan beberapa imbauan.

SERAMBINEWS.COM/facebook
Wakil Ketua DPW PPP Aceh, Ihsanuddin MZ 

Ketua Fraksi PPP, Ihsanuddin MZ kepada Serambinews.com mengatakan rapat itu sesuatu yang paling ngeri dan bertabrakan dengan beberapa imbauan.

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengagendakan rapat paripurna pada Kamis (27/3/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. 

Rapat paripurna tersebut akan dilaksanakan di tengah merebaknya wabah virus corona atau Covid-19 yang kini sedang mengancam masyarakat dunia.

Terkait agenda itu, empat fraksi di DPRA, yaitu Fraksi PPP, Fraksi Demokrat, Fraksi Golkar, dan Fraksi PKB-PDA secara tegas menolak rencana rapat tersebut.

Menurut mereka, rapat itu tidak sesuai dengan arahan Presiden, Kapolri, hingga kepala daerah yang melarang menghadiri keramaian untuk mencegah penyebaran wabah virus corona.

Ketua Fraksi PPP, Ihsanuddin MZ kepada Serambinews.com mengatakan rapat itu sesuatu yang paling ngeri dan bertabrakan dengan beberapa imbauan.

Yang Sedang Kita Hadapi Virus Bukan Bakteri, Tak Perlu Antiseptik, Sabun Biasa Sudah Efektif

Senator Aceh, Syekh Fadhil Rahmi Gagas Gerakan Tiada Hari Tanpa Sedekah

Ria Faradipa, MC Cantik dengan Segudang Prestasi, Ini Kisahnya

"Kami cukup menyesalkan rapat paripurna tahun 2020 ini. Karena satu sisi kita minta masyarakat untuk social distancing, tapi kita melaksanakan kegiatan yang mengundang keramaian, ini sangat bahaya," katanya.

Karena itu, lanjutnya, Fraksi PPP menolak keras pelaksanaan rapat paripurna tahun 2020 pada Kamis, 26 Maret 2020.

"Kita sudah sepakat untuk tidak hadir rapat itu," tegas Ihsanuddin.

Bahkan, DPR RI sendiri sudah melarang anggotanya masuk gedung untuk menggelar rapat tatap muka untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, Cina itu.

Penolakan rapat paripurna DPRA juga disampaikan oleh Ketua Fraksi Demokrat, HT Ibrahim, anggota Fraksi Golkar, T Raja Keumangan, termasuk dari Fraksi PKB-PDA.

"Kita sudah memberi saran terkait rapat paripurna ini tapi tidak di dengar. Makanya kita mengutuk rapat ini, bukan lagi menolak karena dilaksanakan di tengah kasus Covid-19," kata HT Ibrahim.

T Raja Keumangan juga menyampaikan Fraksi Golkar tidak akan hadir pada rapat itu.

"Frajsi PKB-PDA juga sudah sepakat, kita dari empat fraksi tidak hadir," tukas dia.(*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved