Petinju Swedia Ini Tak Mau Tes Covid-19, Pernah Bikin Pelipis Tyson Fury Harus Dijahit 47 Kali

Petinju kelas berat Swedia, Otto Wallin, tak mau melakukan tes Covid-19 meski sudah mengalami gejala gangguan indera perasa dan penciuman.

Editor: Faisal Zamzami
AFP/ David Becker
Otto Wallin saa bertarung melawan Tyson Fury di T-Mobile Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, 14 September 2020. (AFP/ David Becker) 

"Dari pengalaman itu, saya memilih untuk tidak melakukan tes.

Ketika kehilangan indera perasa dan penciuman, saya sudah yakin (positif Covid-19)," ujar Wallin menambahkan.

Meski yakin dirinya positif Covid-19, Wallin memastikan kondisinya saat ini baik-baik saja.

Wallin berharap semua orang menaati aturan isolasi mandiri agar pandemi virus corona bisa segera berakhir.

"Saya merasa baik-baik saja. Itu adalah bagian paling menakutkan dari virus ini.

Saya belum merasa buruk, tetapi kemungkinan besar saya positif," kata Wallin.

"Itu sebabnya semua orang perlu mengikuti pedoman dan tetap berada di dalam sebanyak mungkin dan terus berlatih menjaga jarak sosial.

Ini bisa sangat serius bagi beberapa orang,” ujar Wallin menambahkan.

 Wallin memiliki rekor bagus dengan catatan 20 kemenangan, satu hasil imbang, dan sekali seri dalam dunia tinju kelas berat.

Rekor tidak terkalahkan Wallin pecah ketika berhadapan dengan petinju asal Inggris, Tyson Fury, pertengahan September 2019.

Penampilan Wallin saat itu mendapat sorotan karena membuat Tyson Fury kewalahan selama 12 ronde.

Meski kalah, Wallin membuat pelipis Tyson Fury harus menerima 47 jahitan di pelipis kanannya.

Tarian 45 Derajat Michael Jackson Kejutkan Ilmuan Karena Menentang Gravitasi, Ternyata karena Ini

Usai Liburan ke Eropa Saat Wabah Corona, Raul Lemos Minta Maaf dan Pasang Badan untuk Krisdayanti

Turki Lakukan Lockdown Gegara Corona, Fakir Miskin Tak Akan Kelaparan, Ini yang Dilakukan Warganya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Petinju Swedia yang Bikin Pelipis Tyson Fury Harus Dijahit 47 Kali Tak Mau Tes Covid-19"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved