Ayah Tembak Anak Kandung hingga Tewas, Sempat Terlibat Cekcok

Nahas, senjata yang sudah berisi peluru tersebut meledak mengenai korban hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

net
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Diduga terlibat cekcok dengan anak kandungnya, seorang ayah di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, tega menembaknya dengan menggunakan senjata api rakitan, Minggu (29/3/2020).

Kapolsek Suti Semarang Ipda Andri Supriyanto mengatakan, kejadian berawal saat bapak dan anak tersebut pergi ke kebun sambil membawa senjata rakitan.

Sesampainya di kebun, sambung Andri, keduanya terlibat cekcok hingga terjadi tarik menarik senjata.

 Saat itu, senjata laras panjang mengarah ke anaknya.

Nahas, senjata yang sudah berisi peluru tersebut meledak mengenai korban hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Senapan tersebut sudah terisi peluru dan meledak mengenai tangan dan dada korban yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ujarnya.

Pasca-kejadian tersebut, sambung Andri, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polres Bengkayang.

Saat ini pelaku dan barang bukti senjata api rakitan sudah dibawa ke Polres Bengkayang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Pelaku masih dalam pemeriksaan untuk didalami," ungkapanya.

 Diberitakan sebelumnya, seorang ayah di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, diduga menembak anak kandungnya berusia 17 tahun hingga tewas dengan menggunakan senjata api rakitan, Minggu (29/3/2020).

"Iya benar. Ini kami berkoordinasi dengan Polres Bengkayang," kata Kapolsek Suti Semarang Ipda Andri Supriyanto.

Andri mengatakan, sebelum peristiwa itu terjadi, bapak dan anak tersebut terlibat cekcok.

Melalui Twitter, Plt Gubernur Aceh Janji akan Beri Insentif Bagi Petugas Medis yang Tangani Covid-19

Cegah Corona, Ini Bahan Pembuatan Hand Sanitizer Sesuai Anjuran WHO

Ganjar Pranowo Anggarkan Rp 1,4 Triliun untuk Tangani Corona di Jateng, Termasuk Bantuan Sembako

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ayah di Kalbar Tembak Anaknya hingga Tewas, Begini Kronologinya"

Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved