Jumat, 1 Mei 2026

Virus Corona Serang Dunia

Pekerja Migran di India Disemprot Disinfektan, Netizen Marah: Ingin Bunuh Corona atau Manusia?

Netizen mengungkapkan kemarahan setelah sekelompok pekerja migran di India disemprot disinfektan di tengah wabah virus corona.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Netizen mengungkapkan kemarahan setelah sekelompok pekerja migran di India disemprot disinfektan di tengah wabah virus corona.

Berdasarkan video di media sosial, mereka yang disemprot diyakini hendak menuju Bareilly, kota yang berlokasi di Negara Bagian Uttar Pradesh.

Para pekerja migran itu termasuk dalam jutaan masyarakat yang memilih mudik, setelah India menerapkan lockdown selama tiga pekan.

Keputusan warga yang memilih mudik menimbulkan kekhawatiran.

Sebab, mereka bisa menyebarkan virus corona sesampainya di kampung halaman.

Dalam video yang diunggah jurnalis Times of India, Kanwardeep Singh, di Twitter, nampak sekelompok orang dikumpulkan di satu sudut jalan.

Dilansir BBC Selasa (31/3/2020), orang-orang berpakaian hazmat menyemprotkan apa yang disebut Singh sebagai "cairan kimia" ke tubuh pemudik.

"Siapa yang kalian coba bunuh? Corona atau manusia?

Pekerja migran dan keluarganya dipaksa bermandikan cairan kimia saat hendak masuk ke Bareilly," kata Singh.

Dalam versi lengkap video itu, ada petugas yang berteriak melalui megafon, memerintahkan agar kelompok tersebut menutup mata dan mulut mereka.

"Tutuplah mata anak dan juga Anda sendiri."

Demikian teriakan yang diberikan oleh petugas itu dalam video lain yang beredar.

Komisi kehakiman Bareilly menyatakan, video itu kini mereka tengah selidiki, dengan pekerja migran yang terpapar tengah mendapat perawatan.

Dalam keterangan yang dipaparkan di Twitter, komisi kehakiman berkilah awalnya mereka hanya meminta perusahaan daerah dan dinas pemadam kebakaran menyemprot bus.

"Tetapi karena begitu antusias, mereka menyemprot para pekerja tersebut," ujar komisi kehakiman.

Video itu langsung memantik kemarahan netizen.

Banyak warganet mempertanyakan apakah pemerintah juga memberikan disinfektan bagi penumpang pesawat yang baru saja tiba di India.

"Saya yakin ini tak dilakukan di bandara, tempat virus corona bisa saja muncul, atau di pusat karantina," ujar editor The Hindu, Suhasini Haidar.

Ini bukan kali pertama beredar video bagaimana pekerja migran mendapat perlakuan tidak enak sejak lockdown diterapkan pada 24 Maret.

Kebanyakan dari mereka adalah pekerja harian yang terimbas Covid-19.

Mereka memilih pulang karena kehilangan pendapatan dan pekerjaan.

Sebagian memilih pulang menggunakan bus yang dikelola pemerintah.

Ada juga yang menempuh ratusan kilometer berjalan kaki.

Peringatan WHO: Bahaya Penyemprotan Disinfektan ke Tubuh Manusia

Penyakit Covid-19 yang disebabkan corona virus SARS-CoV-2 menular dari orang ke orang.

Virus corona merupakan virus yang mempunyai selubung atau sampul (enveloped virus) dengan pelindung lapisan lemak.

Cairan disinfektan dapat merusak lapisan lemak tersbeut sehingga membuat virus cukup lemah.

Meskipun begitu, penggunaan disinfektan perlu diperhatikan.

Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) melarang cairan disinfektan ini digunakan dengan cara menyemprotkan pada tubuh.

 Sejumlah Wilayahnya Melalui akun resmi Twitter WHO Indonesia, menyemprot tubuh dengan alkohol atau klorin pada tubuh seseorang tidak akan membunuh virus yang sudah masuk ke dalam tubuh.

Bahkan, menyemprot bahan-bahan kimia dapat membahayakan jika terkena pakaian atau selaput lendir, seperti mulut atau mata.

Alkohol dan klorin dapat berguna sebagai disinfektan pada permukaan sesuatu, namun harus digunakan sesuai petunjuk penggunaannya.

Membuat cairan disinfektan

Cairan disinfektan dapat dibuat menggunakan beberapa produk rumah tangga yang mengandung konsentrasi bahan aktif yang sesuai untuk disinfeksi.

Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan LIPI, cairan disinfektan ini digunakan untuk ruangan dan permukaan benda di dalam rumah yang sering tersentuh oleha manusia.

Di antaranya meja, gagang pintu, sakelar lampu, toilet, keran, wastafel dan lainnya.

Sementara, untuk pembersihan pencegahan umum, dapat menggunakan air dan sabun atau deterjen lainnya.

Tentunya, hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan disinfektan adalah memeriksa label dan menggunakannya sesuai instruksi yang ada.

Sementara itu, hingga saat ini penelitian oleh LIPI mencatat adanya 18 produk rumah tangga yang dapat digunakan sebagai cairan disinfektan.

Ekonomi Tertekan Akibat Corona, Wali Kota Subulussalam Panggil Perbankan dan Leasing

Italia Mengheningkan Cipta, Berkabung atas 11.591 Korban Meninggal Virus Corona

UPDATE Taushiyah MPU, Masjid dan Meunasah Tetap Kumandangkan Azan, Lafaznya yang Ma’ruf

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pekerja Migran di India Disemprot Disinfektan, Netizen: Kalian Ingin Bunuh Corona atau Manusia?", 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved