Berita Nagan Raya

DPRK dan DLH Tinjau Perusahaan Sawit di Nagan Raya

Kami rencanakan apa yang menjadi temuan di lapangan akan diadakan rapat dengan pendapat (RPD) di DPRK,” kata Zulkarnain.

DLH Nagan Raya
Tim DPRK Nagan Raya dan DLH ke PT perkebunan sawit di Tadu Raya, Rabu (1/4/2020). 

Kami rencanakan apa yang menjadi temuan di lapangan akan diadakan rapat dengan pendapat (RPD) di DPRK,” kata Zulkarnain. 

Laporan Rizwan   |   Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Tim Komisi III DPRK Nagan Raya, Rabu (1/4/2020) turun ke PT Beurata Subur Persada (BSP) di Desa Babah Dua, Kecamatan Tadu Raya. 

Tim dewan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten setempat terkait laporan warga yang mengaku dugaan aroma bau dari limbah perusahaan kepala sawit tersebut.

Tim DPRK terdiri Ketua Komisi Zulkarnain didampingi Camat Tadu Raya, Tarmizi serta Kabid Amdal DLH Nagan Raya, Jufrizal. 

“Kedatangan tim DPRK melihat langsung di lokasi tersebut. Kami rencanakan apa yang menjadi temuan di lapangan akan diadakan rapat dengan pendapat (RPD) di DPRK,” kata Zulkarnain.

Update Corona di Aceh: Positif Covid-19 Lima Orang, 893 Orang Dalam Pemantauan, 45 Dalam Pengawasan

Forum PRB Aceh: Bandara SIM Berkontribusi Meningkatkan Jumlah ODP Covid-19

Di Tengah Darurat Penyebaran Covid-19, PPI Ujong Serangga Abdya Tetap Padat Pengunjung

Menurutnya, tim turun terkait laporan adanya bau tidak sedap dari limbah pabrik kelapa sawit (PKS) perusahaan  tersebut, apalagi keberadaan perusahaan di tengah-tengah pemukiman masyarakat.

Sementara itu, Kabid Amdal DLH Nagan Raya, Jufrizal kemarin mengatakan, apa yang menjadi rekomendasi dari DPRK tentu akan dijalankan oleh Pemkab, tentu kehadiran perusahaan kepala sawit tidak mencemari limbah di lingkungan sekitar.

 “Dari pembincangan dengan DPRK akan dilakukan RPD dari turun  tim ke lapangan,” katanya.(*)

Penulis: Rizwan
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved