Berita Aceh Timur
Ditemukan Bangkai Gajah di Peunaron, Diperkirakan Mati 2 Bulan Lalu
Kapolsek mengatakan bangkai gajah itu pertama kali ditemukan dua orang petani Jumat sore yakni Sopian (38), dan Adi Bos (40) warga Krueng Baong.
Penulis: Seni Hendri | Editor: Nur Nihayati
Kapolsek mengatakan bangkai gajah itu pertama kali ditemukan dua orang petani Jumat sore yakni Sopian (38), dan Adi Bos (40) warga Krueng Baong
Laporan Seni Hendri l Aceh Timur
SERAMBINEWS.COM, IDI - Ditemukan bangkai gajah di kawasan hutan di Dusun Krueng Baung, Desa Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur.
Hal itu disampaikan Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro SIK MH, melalui Kapolsek Serbajadi AKP Justin Tarigan SH, Sabtu (4/4/2020).
Kapolsek mengatakan bangkai gajah itu pertama kali ditemukan dua orang petani Jumat sore yakni Sopian (38), dan Adi Bos (40) warga Krueng Baong, Desa Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur.
"Kita dapat informasi Jumat sore. Kemudian Sabtu pagi personel Polsek bersama Babinsa, petugas forum konservasi Leuser (FKL), Pamhut, dan Personel BKSDA terjun ke lokasi yang berjarak 11 km atau 2 jam perjalanan darat," ungkap Kapolsek.
• Cegah Penyebaran Corona, Objek Wisata di Aceh Singkil Ditutup
• Kabar Baik! Kapolresta Banda Aceh Izinkan Pedagang Buka Warung Kopi, Asalkan Ini
• Bupati Aceh Besar Tegaskan Jangan Ada yang Tutup Jalan Gampong
Hasil pengecekkan jelas Kapolsek benar ditemukan bangkai gajah telah membusuk dan tinggal tulang kepala.
Menurut keterangan M Jamin petugas BKSDA yang juga ikut survei ke lokasi mengatakan gajah tersebut diperkirakan mati sekitar dua bulan yang lalu.
"Gajah berjenis kelamin betina dengan usia diperkirakan 1,5 tahun. Penyebab mati diduga karena gajah tersebut terperosok ke dalam parit bekas aliran sungai," jelas Kapolsek. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gajah-mati-di-peunaron.jpg)