Jumat, 8 Mei 2026

Berita Aceh Barat

Penumpang Sakit tak Sadarkan Diri, Kapal Sabuk Nusantara Terpaksa Kembali ke Meulaboh

Setelah dilakukan pengecekan medis salah satu penumpang yang sakit dan pingsan itu ternyata memiliki indikasi tekanan darah tinggi dan jantung.

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Petugas mengevakuasi salah satu penumpang dari Kapal Sabuk Nusantara yang sakit tidak sadarkan diri di Pelabuhan Jetty Ujung Karang Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Jumat (4/4/2020). 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Kapal Penumpang Sabuk Nusanra 110 pelayaran tujuan Pulau Simeulue, menjelang tengah malam terpaksa kembali lagi ke Pelabuhan Jetty Ujung Karang Meulaboh, Aceh Barat, Jumat (3/4/2020) menjelang tengah malam.

Hal itu terjadi lantaran satu penumpang Maimunah (58) warga Johan Pahlawan mengalami sakit tidak sadarkan diri di tengah perjalanan saat menuju ke Simeulue.

Maimunah yang pingsan tersebut diduga akibat mengalami darah tinggi dan jantung, sehingga tidak sadarkan diri saat itu hingga dilarikan ke RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh.

Kapal tersebut yang berangkat sekitar pukul 17.30 WIB sore dari pelabuhan Jetty Ujung Karang Meulaboh dan kembali lagi ke pelabuhan tersebut sekitar pukul 23.30 WIB malam mengantar penumpangnya yang sakit itu guna mendapatkan pelayanan medis.

Setelah dilakukan pengecekan medis salah satu penumpang yang sakit dan pingsan itu ternyata memiliki indikasi tekanan darah tinggi dan jantung.

Menyangkut dengan hal itu pihak KKP menyatakan bahwa itu penyakit tidak menular (PTM), sehingga penumpang dalam kapal lainnya tidak diperiksa lagi,” kata Irsadi Aristora, dari tim Gugus Tugas Covid-19, Aceh Barat kepada wartawan, Sabtu (4/4/2020) dini hari di lokasi.

Disebutkan, kapal tersebut berangkat sekitar pukul 17.30 WIB dari Pelabuhan Jetty Ujung Karang Meulaboh, dan setibanya ditengah perjalan Kapten kapal menguhubungi pihak KKP bahwa ada satu orang penumpang dalam kondisi pingsan dan sehingga saat itu diputuskan kapal harus kembali lagi ke daratan Meulaboh mengantar kembali penumpang yang sudah tidak sadarkan diri tersebut.

Sementara tim Gugus Tugas Covid-19  yang sejak awal sudah stand by dilokasi menunggu kapal tersebut bersama satu unit ambulan yang kemudian dilarikan ke RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh guna mendapatkan penanganan medis.

Kapten Kapal usai mengatarkan penumpang yang sakit dan pingsan tersebut langsung putar haluan lagi berlayar bersama penumpang menuju ke Simeulue.

“Satu penumpang kapal yang sakit itu bukan kerena mengalami Covid-19 akan tetapi, akibat tekanan darah tinggi dan riwayat jantung,” jelas Irsadi.

Evakuasi salah satu penumpang Kapal Sabuk Nusantara terhadap Maimunah (58) yang sakit tidak sadarkan diri itu diduga mengalami indikasi darah tinggi dan jantung itu berlangsung dramatis dari dalam kapal.

Kejadian tersebut membuat petugas sempat penasaran ketika mendengar satu penumpang dalam kondisi sakit dan tidak sadarkan diri pada Jumat (3/4/2020) malam.

“Detik-detik evakuasi memang berlangsung dramatis saat penurunan dari kapal, karena yang bersangkutan dalam kondisi tidak sadarkan diri, sehingga pihak kapal menurunkannya dengan menggunakan crene agar lebih aman,” kata Suriadi, Kabid Laut pada Dinas Perhubungan Aceh Barat kepada Serambinews, Sabtu (4/4/2020).

Dalam proses evakuasi tersebut, penumpang yang sakit ini didamping oleh pihak keluarganya yang dekap kuat saat penurunan dengan menggunakan crane kapal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved