Selasa, 9 Juni 2026

Corona di India

Urine Sapi tak Ampuh Tangkal Corona, PM India Minta Warga Matikan Lampu Rumah, Hidupkan Lilin

Modi meminta mereka untuk menyalakan menyalakan lilin atau diya atau menyalakan lampu senter atau lampu ponsel di depan pintu mereka atau di balkon.

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
Tribunnews.com
Perdana Menteri India Narendra Modi Jadi Person Of The Year 2016 Versi Time 

Laporan Agus Ramadhan | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Perdana Menteri India, Narendra Modi mendesak warga negara untuk menyalakan lilin di tengah pandemi virus corona.

Hal ini dilakukan untuk menghilangkan ‘kegelapan’ yang disebakan oleh virus corona.

Modi meminta semua warga negara untuk menyalakan lilin pada esok hari, Minggu (5/4/2020).

Melansir dari The Economic Times, Sabtu (4/4/2020), Perdana Menteri India, Narendra Modi telah mendesak warga negara untuk mematikan semua lampu di rumah mereka.

Modi meminta mereka untuk menyalakan menyalakan lilin atau diya atau menyalakan lampu senter atau lampu ponsel di depan pintu mereka atau di balkon.

Dirinya meminta agar ini dilakukan pada tanggal 5 April 2020, pukul 21:00 selama sembilan menit.

“Meskipun kita berada di rumah kita, kita tidak sendirian. 1,3 miliar orang di negara bersama selama masa lockdown ini,” kata PM India, Narendra Modi.

Dayah MUDI Samalanga Gelar Pengajian Online Bersama Abu Mudi, Ini Bahasannya

Pencabutan Jam Malam di Aceh Tamiang Menunggu Keputusan Provinsi, Kemungkinan Ada Kebijakan Baru

Viral, Setiap Hari Ibu Ini Disambut Anaknya dengan Kejutan Sepulang Bekerja Menjadi Perawat Covid-19

Dia mengatakan bahwa semua warga harus menghilangkan kegelapan yang disebabkan oleh virus corona dan memberi harapan kepada orang miskin yang paling terkena dampak dari lockdown.

Dalam pesan videonya, dia mengatakan orang-orang dan pihak berwenang telah bekerja bersama untuk menerapkan pembatasan lockdown.

Negara-negara lain terinspirasi dan bertepuk tangan kepada India karena begitu menghormati dan mengapresasi para pejuang garis depan covid-19 pada 22 Maret 2020 selama jam malam.

“Itu menunjukkan bahwa kita bisa melawan virus corona bersama,” kata Modi.

Pada Kamis (2/4/2020), Modi berbicara dengan para menteri utama dari semua negara bagian mendesak mereka untuk fokus pada melakukan tes covid-19, contac tracing, isolasi dan karantina untuk meminimalisir hilangnya nyawa akibat virus mematikan ini.

Total kasus virus corona India mencapai 2.567 orang sementara jumlah kematian mencapai 72 orang.

Wilayah Nizamuddin di Delhi mungkin menjadi salah satu penyebaran terbesar di negara itu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved