Update Corona di Aceh Tamiang
DLH Aceh Tamiang Ingatkan Limbah Medis Bekas Pasien ODP Jangan Dibuang Sembarangan
Tenaga medis di Aceh Tamiang diingatkan agar tidak membuang sembarangan alat kesehatan yang sudah digunakan menangani pasien ODP virus Corona
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALSIMPANG - Tenaga medis di Aceh Tamiang diingatkan agar tidak membuang sembarangan alat kesehatan yang sudah digunakan menangani pasien ODP virus Corona.
Imbauan ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Tamiang, Sayed Mahdi setelah menyadari layanan penjemputan limbah medis virus Corona yang mereka sediakan tidak pernah dihubungi.
"Kami sudah menyediakan tim untuk menjemput limbah medis ke seluruh kecamatan. Namun sampai sekarang tidak ada yang menghubungi," kata Sayed, Minggu (5/4/2020).
• Alhamdulillah, 3 Dari 4 Pasien Positif Covid-19 yang Dirawat di RSUDZA Sembuh
Pembentukan tim ini sendiri bukan hanya karena minimnya tong sampah yang dimiliki DLH Aceh Tamiang,
tapi juga sebagai antisipasi limbah medis seperti masker diambil oleh orang untuk kepentingan komersil.
"Kami sangat khawatir limbah itu diambil oleh orang dengan tujuan dijual kembali. Ini kan sangat bahaya," ujarnya.
Padahal bila merujuk data yang dirilis tim penanggulangan virus Corona Aceh Tamiang,
kuantitas limbah medis ini seharusnya besar karena warga berstatus ODP sudah tersebar di sebelas kecamatan.
• Beredar Video Abusyik Minta Maaf di Media Sosial, Sebelumnya Viral Virus Corona Senjata Biologis
Namun kenyataannya kata Sayed, pihaknya hanya menemukan limbah medis di tong sampah yang mereka sediakan di terminal Kota Kualasimpang yang dijadikan pos utama pengendalian virus Corona.
Dijelaskan Sayed, pemusnahan limbah medis yang dilakukan di Kampung Durian, Kecamatan Rantau masih standar karena belum masuk kategori limbah berbahaya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ketua-lsm-libas-may-fendri.jpg)