Kamis, 16 April 2026

Virus Corona di India

Hadapi Virus Corona, Warga India Nyalakan Lilin, Beberapa Rumah Malah Terbakar

Permintaan Perdana Menteri Narendra Modi untuk menyalakan lilin pada jam 21:00 malah memicu kobaran api di beberapa kota di India.

Editor: Taufik Hidayat
twitter @narendramodi
PM India, Narendra Modi menyalakan diya atau lilin di kediamannya pada Minggu (5/4/2020) pukul 21:00 waktu setempat. 

Laporan Agus Ramadhan

SERAMBINEWS.COM – Pekan lalu, Perdana Menteri India, Narendra Modi meminta warganya untuk menyalakan lilin pada Minggu (5/4/2020) pukul 21:00 waktu setempat selama sembilan menit.

Hal ini dilakukan untuk menghilangkan ‘kegelapan’ yang disebabkan oleh virus corona yang melanda dunia saat ini.

Melansir dari DW, Senin, (6/4/2020) tepat jam 21:00 malam, rumah-rumah di seluruh India menjadi gelap.

orang-orang mematikan lampu di rumah mereka dan berdiri di atas balkon serta di pintu masuk.

Mereka menyalakan lilin atau diya atau menyalakan lampu senter atau lampu ponsel dari depan pintu mereka atau dari atas balkon.

Ada dari mereka yang melambaikan telepon dengan lampu senter menyala.

Warga India mengamati nyalanya lilin dan berdoa pada hari Minggu malam.

Nyanyian patriotik dan doa-doa religius, terdengar dari beberapa bangunan di ibukota, New Delhi.

Mereka sambil bertepuk tangan dan mengatakan “pergilah virus corona”

Suara petasan sayup-sayup terdengar di beberapa negara bagian.

PM Inida juga membagikan gambar dirinya yang sedang menyalakan lilin melalui akun twitter pribadi miliknya.

“Penghormatan untuk cahaya lampu yang membawa kesehatan dan kesejahteraan yang menghancurkan perasaan negatif” tulis PM India, Narendra Modi.

Namun, laporan media The Siasat Daily mengatakan terjadi kebakaran akibat dari nyalanya lilin di Negara Bagian Hyderabad.

Insiden itu dilaporkan terjadi di daerah Ameerpet, Mehdipatnam dan berbagai kota di seluruh negeri.

Permintaan Perdana Menteri India, Narendra Modi untuk mematikan lampu dan menyalakan lilin pada jam 21:00 mungkin telah memicu kobaran api di beberapa kota.

Kebakaran besar terjadi setelah sebuah lentera jatuh di sebuah gubuk di Jaipur Vaishali Nagar di Rajasthan.

Sebuah rumah yang dekat dengan gubuk itu juga dilaporkan terbakar dalam insiden itu.

Kebakaran kecil terjadi pada jam 21:30 waktu setempat di hamparan rumput dekat landasan pacu bandara Solapur di Maharashtra.

Menurut seorang pejabat pemadam kebakaran, empat pos pemadam kebakaran dikerahkan ke tempat itu dan api berhasil dipadamkan dalam waktu 20 menit.

Api juga membakar beberapa tempat di kota Ramkrishnavl Nagar, Patna.

Hingga kini, Senin (6/4/2020), India melaporkan sebanyak 4.289 orang terinfeksi virus corona dan sebanyak 118 orang dinyatakan meninggal.

Sementara itu, 328 orang lainnya sudah dinyatakan sembuh dan sehat.

Wilayah Nizamuddin di Delhi mungkin menjadi salah satu penyebaran virus terbesar di negara itu.

Setelah ditemukannya kasus positif dari acara tabligh akbar yang diadakan antara 1 hingga 15 Maret 2020 lalu.(*)

Dituduh Memprovokasi oleh Yasonna, Ini Balasan Najwa Shihab Soal Wacana Pembebasan Napi Koruptor

Beda Cara China dan Negara Lain Atasi Virus Corona Meski Lockdown, Cara Korea Selatan Paling Baik

Bubarkan Remaja yang Berkerumun Main Domino, Kepala Kampung Justru Dapat Bogem Mentah dari Warganya

Nisfu Syaban 1441 H Jatuh pada Rabu Malam 8 April 2020, Ini Penjelasan NU

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved