Pelatda PON Aceh
Latihan di Rumah, Atlet PON Aceh Harus Kirim Video
Kami meminta tim pendamping cabang olahraga serta tim medis memantau atlet yang berlatih di rumahnya masing-masing.
Penulis: Imran Thayib | Editor: Imran Thayib
SERAMBINEWS,COM - BANDA ACEH - KONI Aceh meminta kepada atlet Pemusatan Latihan Terpadu (Pelatda) PON 2020 di Papua untuk menjalani program latihan di rumah masing-masing, menyusul merebaknya virus corona.
Sekum Umum KONI Aceh, M Nasir Syamaun MPA kepada Serambinews, Senin (6/4/2020), mengungkapkan, meski para atlet berlatih di rumah masing-masing, pihaknya akan tetap memantaunya.
Di mana, setiap hari para atlet dan pelatih harus membuat video latihan secara mandiri atau di rumah. Karena, mereka berkeinginan supaya atlet yang dipersiapkan ke PON di Papua supaya senantiasa disiplin dalam mengikuti program pelatih.
"Setiap hari, mereka harus mengabsen melalui mengirimkan video latihan berlatih di rumah. Sementara pelatih harus tetap mengontrolnya, dan senantiasa terus menjaga kedisiplinan atlet dalam berlatih," sebut dia.
Menurut Nasir, pengiriman video latihan diterapkan kepada atlet yang saat ini sedang menjalani program Pelatda desentralisasi. Hal ini dilakukan supaya kondisi fisik mereka tetap terjaga meski sedang berlatih secara mandiri.
"Sebelum ada keputusan dari pemerintah dan KONI Pusat tentang pelaksanaan PON di Papua nanti, atlet harus terus fokus berlatih sebagaimana biasanya," sebut M Nasir Syamaun.
Sementara Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar menyebutkan, keputusan untuk menghentian sementara Pelatda desentralisasi atlet PON 2020 sebagai upaya pencegahan penyebaran virus itu.
Penghentian sementara Pelatda PON, lanjut Abu Razak–sapaan akrab Kamaruddin Abu Bakar--, sebagai bentuk dukungan KONI Aceh terhadap penetapan pemerintah tentang status bencana nasional, serta langkah preventif Pemerintah Aceh mencegah penyebaran Covid-19.
• Rhezam Baskoro Doakan Pandemi Corona Segera Berakhir
• Pemain Persiraja Husnuzhon Semakin Membaik, Sudah Sebulan Lebih Terapi Cedera Kaki di RSPAD Jakarta
• Polres Pidie Jaya Tangkap Empat Remaja Tersangka Pemerkosa Gadis di Bawah Umur
Pun begitu, ungkap Abu Razak, meski Pelatda dihentikan sementara, pihaknya berharap agar atlet tetap berlatih di rumah masing-masing, serta tetap berkomunikasi dengan pelatih.
"Kami meminta tim pendamping cabang olahraga serta tim medis memantau atlet yang berlatih di rumahnya masing-masing," tegasnya.
Ternyata, keputusan untuk menginstruksikan atletnya berlatih mandiri bukan hanya Aceh. Sejumlah provinsi lain juga membuat program atlet berlatih di rumah.
Keputusan sejumlah provinsi untuk menggelar latihan secara mandiri tersebut, tak lepas dari merebaknya wabah virus corona di tanah air.
Sementara di sisi lain, hingga saat ini, Pemerintah Pusat belum memutuskan penundaan pesta empat tahunan itu. Memang Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin sudah mengisyarakatkan kemungkinan besar PON edisi kali ini akan ditunda.
Sebagaimana diketahui, perhelatan PON di ujung timur Indonesia akan dipentaskan mulai 20 Oktober hingga 2 November 2020. Di mana sebanyak 37 cabang olahraga akan dipertandingan di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke.
Sementara itu, pada PON 2020 di Papua, Kontingen Tanah Rencong sukses meloloskan 156 atlet untuk bertanding di 25 cabang olahraga.
Ke- 24 cabang olahraga yakni angkat besi/binaraga, anggar, atletik, muaythai, kempo, tarung derajat, panahan, panjat tebing, taekwondo, renang, wushu, pencak silat, sepakbola, biliar, menembak, rugby, senam, balap motor, terjun payung, sepak takraw, layar, selam, sepatu roda, dayung.
• Polres Pidie Jaya Tangkap Empat Remaja Tersangka Pemerkosa Gadis di Bawah Umur
• VIDEO - Azan Berkumandang di Masjid Tabakeve Albania, Tak Seorang Pun Jamaah Hadir
• Unsyiah Bagi Masker dan Hand Sanitizer ke Pemulung, Napi, dan Pedagang Kaki Lima
Selain 25 cabor itu, sebenarnya Aceh juga berhasil meloloskan empat cabang lain ke PON Papua. Hanya saja, cabang olahraga tersebut belum dipastikan apakah dipertandingkan atau tidak di Papua. Empat cabang olahraga tersebut yakni petanque, soft tenis, golf dan balap sepeda.
Padahal, dua dari cabang olahraga tersebut, merupakan penyumbang medali bagi Kontingen Aceh di PON 2020 Papua mendatang. Hal itu sudah mereka buktikan seperti cabang petanque, dan softball. Malahan, atlet kedua cabang asal Aceh ini turut membela Kontingen Indonesia di Sea Games 2019 lalu di Filipina.
Empat cabang olahraga tersebut merupakan dari 10 cabang olahraga yang dicoret dari PON Papua. Namun apakah dipertandingkan atau tidak masih dalam pembahasan KONI Pusat, dan Kemenpora. Padahal Jawa Timur sudah bersedia menjadi tuan rumah untuk 10 cabor yang dicoret itu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tes-fisik.jpg)