Breaking News:

KIP Banda Aceh Siapkan Rancangan Anggaran Pilkada Rp 28 M

Meskipun pelaksanaan Pilkada Aceh tahun 2022 belum ada kepastian dari pemerintah pusat, tapi Komisi Independen Pemilihan (KIP)

FOTO KIP BANDA ACEH
Ketua KIP Banda Aceh, Indra Milwady memimpin rapat yang membahas dan menyiapkan rancangan anggaran biaya untuk pelaksanaan Pilkada tahun 2022 di kantor KIP setempat, Senin (6/4/2020). 

BANDA ACEH - Meskipun pelaksanaan Pilkada Aceh tahun 2022 belum ada kepastian dari pemerintah pusat, tapi Komisi Independen Pemilihan (KIP) Banda Aceh sudah membahas dan menyiapkan rancangan anggaran biaya untuk pelaksanaan Pilkada tahun 2022 dengan besaran Rp 28 miliar. 

Ketua KIP Banda Aceh, Indra Milwadi yang dikonfirmasi Serambi, Senin (6/4/2020), mengatakan,  pihaknya baru saja menggelar rapat internal yang membahas rancangan anggaran Pilkada yang akan diajukan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja (RAPBK) Pemerintah Kota Banda Aceh tahun 2021.

Indra menjelaskan, penyusunan anggaran Pilkada 2022 dilakukan karena sebelumnya pembahasan Pilkada Aceh sudah dibicarakan dengan intens oleh berbagai pihak. "Kita sudah mendapati informasi, KPU RI sudah ok, DPR RI juga begitu, meskipun masih secara lisan mereka sampaikan," katanya.

Sebelum merebak virus corona di Indonesia, lanjut Indra, KIP Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) juga sudah menggelar pertemuan untuk membahas langkah-langkah yang lebih konkret untuk memastikan Pilkada Aceh digelar tahun 2022 merujuk Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).

Sekadar informasi, pelaksanaan Pilkada Aceh menjadi pembicaraan setelah DPR RI ingin mengabungkan Pilkada secara serentak pada tahun 2024. Undang-undang tersebut saat ini masih dalam pembahasan. Wacana itu ditolak tegas oleh pemangku kepentingan di Aceh karena tidak sesuai dengan amanah UUPA.

"Dalam konteks itu, terlepas Pilkada tahun 2020 sudah ditunda oleh KPU RI, kita tetap bersiap sekiranya memang Pilkada Aceh jadi dilaksanakan tahun 2022. Karena memang secara prinsip semua pihak sudah setuju, tinggal legal formalnya saja," ungkap Indra Milwadi.

Indra juga mengungkapkan, selain pihaknya, KIP Aceh dan beberapa KIP kabupaten/kota saat ini juga sudah mempersiapkan anggaran pelaksanaan Pilkada Aceh tahun 2022. "Kita berharap mereda dulu wabah covid-19. Setelah itu baru kita berharap pelaksanaan Pilkada Aceh bisa digelar tahun 2022," pungkasnya. (mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved