Berita Pidie

Soal Pembakaran Jembatan, Pemkab Pidie Surati Pemerintah Aceh

Sengketa tapal batas ini terjadi antara warga Gampong Pusong, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie dengan warga Lancok, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya.

Hand-over kiriman warga.
Polisi berpatroli di jembatan yang dibakar di Gampong Lancok, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya. 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pemerintah Kabupaten (Penkab) Pidie akan menyurati Pemerintah Provinsi (Pemprov), guna menyelesaikan sengketa tapal batas.

Untuk diketahui, sengketa tapal batas terjadi antara warga Gampong Pusong, Kecamatan Kembang Tanjong dengan warga Lancok, Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya.

Gara-gara tapal batas tersebut berbuntut kepada pembakaran jembatan yang digunakan warga Pusong yang terletak di Lancok.

Warga Pusong menggunkan jembatan dalam wilayah hukum Pidie Jaya, seiring jembatan rangka baja di mulut Kuala Tari, Pasi Jeumerang, Kecamatan Kembang Tanjong.

"Pemkab Pidie telah duduk dengan Pemkab Pidie Jaya membahas tapal batas," kata Asisten I Setdakab Pidie, Bahrul Walidin, kepada Serambinews.com, Selasa (7/4/2020).

Ia menjelaskan, hasil rapat yang telah dilaksakan, bahwa kedua gampong (Pusong dan Lancok) tidak akan berselisih lagi, terkait tapal batas hingga menunggu masalah tersebut selesai.

Sehingga akses jalan yang selama ini digunakan warga Pusong telah normal kembali. 

Dikatakan, masalah penyelesaian tapal batas akan ditangani Pemprov. Sebab, tapal batas kabupaten diselesaikan Pemprov.

"Hari ini, kami akan menyurati Pemprov. Mungkin jadwak Pemprov turun kelapangan kita belum mengetahuinya," kata dia.(*)

Tahun ini Terjadi Empat Kali Supermoon, Lihat Tanggalnya

Perempuan Ini Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Diduga Kehabisan Darah Usai Aborsi

44,160 Ton Kopi Gayo Terancam Tidak Dibeli Buyer, Ini Permintaan DPRK Bener Meriah Kepada Pemerintah

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved