Berita Pidie

Belum Redanya Wabah Covid-19, Harga Sarang Walet Turun, Permintaan Ke China Terhenti

Harga sarang burung walet anjlok dari Rp 13 juta menjadi Rp 7 juta per kg, akibat belum meredanya wabah virus Corona

banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Hasil dari sarang burung walet 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Harga sarang burung walet anjlok dari Rp 13 juta menjadi Rp 7 juta per kg, akibat belum meredanya wabah virus Corona.

Pengusaha sarang burung walet biasanya menjual ke China sebagai penampung barang tersebut.

Bahkan, sejak wabah Covid-19 terjadi di China, permintaan sarang burung walet terhenti total.

"Dampak wabah Covid-19, harga burung walet anjlok. Dari harga Rp 13 juta hingga 12,5 juta per kg, kini menjadi Rp 7 juta hingga 10 juta per kg," kata Haji Jamal, pemilik sarang walet di Beureunuen kepada Serambinews.com, Rabu (8/4/2020).

Ibu dan Anak Disambar Petir di Nagan Raya sudah Dibawa Pulang, Begini Kondisinya

Turunnya harga sarang walet, jelasnya, akibat permintaan di China sebagai penampung sepi.

Bahkan, kata Haji Jamal, saat wabah Covid-19 terjadi di China menyebabkan ekspor sarang walet terhenti total.

" Tapi, dalam pekan ini permintaan pasar sarang walet masih lesu. Jika adanya permintaan, otomatis mereka akan menghubunginya," kata dia.

DPRK dan Wali Kota Banda Aceh Sepakat Anggarkan Rp 1 Miliar untuk Beli 70 Ribu Masker

Ia menjelaskan, akibat China menghentikan membeli sarang burung walet, sehingga adanya pembeli dari Medan (Sumatera Utara) dan Jakarta menyimpan sarang walet tersebut setelah dibeli.

Ia menyebutkan, harga walet dibeli berdasarkan kwalitas sarang walet.

"Biasanya kalau toke di Medan atau Jakarta menghubungi kita untuk dibeli walet, kita akan memantau harganya," sebutnya. (*)

Terminal Bus di Gayo Lues Kini Sangat Sepi, Trayek Jurusan Antarkabupaten Berhenti Beroperasi

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved