Corona Serang Dunia
Jazirah Arab Catat 128.000 Kasus Corona
Jazirah Arab ini mencatat 128.000 kasus, dengan Republik Islam Iran yang paling terpukul, hanya dalam sehari 121 orang meninggal pada Rabu (8/4)
SERAMBINEWS.COM, KAIRO - Kawasan Timur Tengah yang selama ini terdengar letusan senjata dan rudal jet tempur, berubah menjadi perlawanan musuh tak terlihat, virus corona, COVID-19 asal Wuhan, Cina.
Jazirah Arab ini mencatat 128.000 kasus, dengan Republik Islam Iran yang paling terpukul, hanya dalam sehari 121 orang meninggal pada Rabu (8/4).
Sehingga, menjadikan angka kematian nasional sebanyak 3.993 orang dari 64.586 kasus yang dikonfirmasi dan 29.812 pasien telah pulih, seperti dilansir Associated Press (AP), Rabu (8/4/2020).
Mesir pada Rabu (8/4) memperpanjang jam malam di seluruh negeri dan langkah-langkah pencegahan lainnya selama lebih dari dua minggu, hingga 23 April 2020.
Negeri piramid ini mengurangi jam malam, dari jam 8 malam sampai jam 6 pagi.
Perdana Menteri Moustafa Madbouly meminta warga Mesir untuk menjaga jarak, tetap di di rumah dan mematuhi langkah-langkah pemerintah.
Dia mengatakan mengatakan lonjakan infeksi virus diperkirakan akan terjadi dalam dua hingga tiga minggu ke depan.
Mesir telah menutup sekolah, universitas, masjid, gereja, dan situs arkeologi, termasuk Giza Pyramids yang terkenal, menghentikan perjalanan udara internasional.
Restoran, kedai kopi, mal, serta gimnasium juga ditutup pada malam hari untuk mendorong warga tinggal di rumah.
Namun, jarak sosial menjadi tidak mungkin di ibu kota Kairo, kota dengan lebih dari 20 juta orang, dan daerah metropolitan lainnya.
Banyak yang masih pergi bekerja pada siang hari, bertemu dalam bus dan mikromini yang sibuk.
Di komuter terlihat hanya beberapa cm terpisah, sebagian besar tidak mengenakan masker wajah.
Mesir memiliki lebih dari 1.320 kasus virus, dan 85 kematian.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/antre.jpg)