Selasa, 14 April 2026

Badai Terjang Aceh Singkil

Badai Rusak Rumah Warga Aceh Singkil, Belasan Jiwa Terdampak

Informasi terbaru menyatakan bukan rumah Cipto yang rusak melainkan rumah Masni, Zakaria dan Sutrisno.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
Dok: Dinsos Aceh Singkil
Atap rumah penduduk Sianjo-anjo, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, berserakan tertiup angin kencang, Kamis (9/4/2020) sore 

Informasi terbaru menyatakan bukan rumah Cipto yang rusak melainkan rumah Masni, Zakaria dan Sutrisno.

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Badai ditandai hujan angin dan gelegar petir melanda wilayah Aceh Singkil, Kamis (9/4/2020) sore.

Menyebabkan tiga unit rumah penduduk Sianjo-anjo Meriah, Kecamatan Gunung Meriah, rusak.

Masing-masing rumah Masni, Zakaria dan Sutrisno. Sebelumnya diantara rumah yang rusak salah satunya disebutkan milik Cipto.

Informasi terbaru menyatakan bukan rumah Cipto yang rusak melainkan rumah Masni, Zakaria dan Sutrisno.

"Ini data rumah yang rusak, Masni, Zakaria dan Sutrisno. Maaf bukan rumah Cipto, yang rusak rumah Masni, Zakaria dan Sutrisno" kata Alidin Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Dinas Sosial Aceh Singkil.

BREAKING NEWS - Badai Terjang Aceh Singkil, Tiga Rumah Warga Rusak

Ratusan Pejabat Aceh Utara Dilantik di Tengah Wabah Covid-19, Begini Prosesnya

Tender Jembatan Krueng Teukuh Resmi Dihentikan

Rumah mengalami rusak di bagian atap akibat terangkat ketika tertiup angin.

Kondisi itu membuat 12 jiwa yang menjadi penghuni rumah terdampak. Dengan rincian Masni satu jiwa, Zakaria enam jiwa dan Sutrisno lima jiwa.

"Dua rusak berat milik Zakaria dan Sutrisno. Sedangkan Masni rusak ringan," ujar Alidin.

Peristiwa tersebut mengejutkan seisi rumah. Korban juga panik, lantaran air hujan masuk ke dalam rumah.

Korban di tengah situasi tegang harus berjibaku memindahkan barangnya ke tempat terlindung dari hujan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Badai melanda wilayah Aceh Singkil, sejak Minggu (5/4/2020) malam. Di darat hujan angin dan petir menggelegar.

Sementara di laut badai memicu terjadinya gelombang tinggi. Sehingga nelayan tidak bisa melaut.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved