Selasa, 14 April 2026

Berita Abdya

Tender Jembatan Krueng Teukuh Resmi Dihentikan

Pemerintah Aceh dikabarkan resmi membatalkan tender pembangunan jembatan Krueng Teukuh, Gampong Lama Muda, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten...

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Abdya bersama pimpinan DPRK Abdya dan Kepala Dinas PU Absya meninjau jembatan Kreung Teukuh yang ambruk diterjang banjir, Senin (29/8/2016). 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pemerintah Aceh dikabarkan resmi membatalkan tender pembangunan jembatan Krueng Teukuh, Gampong Lama Muda, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Rencananya anggaran pembangunan Jembatan Krueng Teukuh mencapai Rp 13 miliar itu, akan dialihkan untuk penanganan pandemi virus corona atau covid-19.

Hal itu dilakukan, menindak lanjuti rapat terbatas (ratas) antara Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dan unsur pimpinan DPRA, di Pendopo Gubernur Aceh beberapa waktu lalu.

Padahal, ketua DPRK Abdya, Nurdianto telah melayangkan surat kepada Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah MT, untuk tetap melanjutkan dan tidak menunda tender pembangunan jembatan tersebut.

Sayangnya, pembangunan jembatan tersebut tetap saja ditunda, dan tak dilanjutkan.

Ratusan Pejabat Aceh Utara Dilantik di Tengah Wabah Covid-19, Begini Prosesnya

Polisi Tangkap 2 Terduga Pembunuh Remaja 13 Tahun, Jenazah Korban Dikubur Setengah Badan

Ini Unggahan Pertama BCL Setelah Ditinggal Ashraf Sinclair Hingga Ucap Duka Cita untuk Glenn Fredly

Kadis PUPR Abdya, Ir Much Tavip MM melalui Kabid Bina Marga, Muhibuddin ST membenarkan bahwa tender pembangunan jembatan Krueng Teukuh resmi dibatalkan.

"Iya benar, tender pembangunan jembatan krueng teukuh dibatalkan," kata Kabid Bina Marga, Muhibuddin ST singkat.

Untuk diketahui, rencananya anggaran Rp 13 miliar itu, akan membangunan jembatan dari rangka baja sepanjang 60 meter.

Anggaran Rp 13 miliar itu, selain rangka baja, juga sudah termasuk pengaman jembatan.

Pembangunan jembatan sepanjang 60 meter itu, akan menghubungkan dari Desa Drien Leukit, Kecamatan Kuala Batee menuju Kecamatan Babahrot melalui jalan lebar 30 meter.

Malam Nisfu Syaban, Selain Malam Pengampunan Dosa Juga Malam Peralihan Kiblat, Simak Penjelasannya

Seperti diketahui, Pembangunan Jembatan Krueng Teukuh, Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Abdya sempat gagal dibangun pada 2019.

Padahal, masyarakat setempat sudah sangat membutuhkan jembatan itu, segera dibangun untuk kelancaran transportasi menuju lahan pertanian dan perkebunan.

Awal kepemimpinan Akmal-Muslizar, jembatan tersebut telah masuk dalam anggaran Dana Alokasi Khusus Aceh (Doka) atau Otsus 2018 sebesar Rp 10 Miliar.

Sayangnya, anggaran yang telah disepekati itu 'berubah' ditengah jalan, dan dialihkan untuk pembangunan jembatan Mancang Riek, Kecamatan Setia dengan anggaran Rp 10 miliar.

Anggaran Rp 10 miliar itu, rencananya untuk pengadaan rangka baja sepanjang 105 meter, biaya pemasangan dan pengecoran lantai jembatan.

Penyakit Meningitis atau Radang Selaput Otak Berbahaya, Ini Fakta Tentang Meningitis

Pengadaan jembatan yang mencapai 105 meter itu, dilakukan mengingat pemasangan jembatan Krueng Teukuh akan dilakukan dengan sistem kantilever atau tanpa perancah bawah, sehingga dibutuhkan rangka lebih panjang atau lebih 45 meter, sebagai penopang.

Seperti diketahui jembatan Krueng Teukuh tersebut pernah terhenti pada tahun 2012, akibat terjadinya pemutusan kontrak. Namun, pembangunannya kembali dilanjutkan pada tahun 2016, menggunakan anggaran APBK sekitar Rp 7,2 miliar. 

Sayangnya, saat pemasangan jembatan rangka baja sudah mencapai 50 meter (dari total panjang 60 meter), jembatan tersebut ambruk, akibat air hujan yang membawa potongan kayu, dan pohon sawit kemudian menghantam tiang penyanggah rangka baja tersebut.

Tidak diketahui pasti, tiang penyanggah dari pohon kelapa itu, dengan mudah roboh, sehingga rangka baja itu ambruk ke dasar sungai, dan hingga saat ini rangka baja itu tidak berhasil diangkat, dan kini rangka baja itu menjadi mubazir.(*)

  

Wali Nanggroe Malik Mahmud Minta Sikap Saling tak Percaya DPRA-Pemprov Dikesampingkan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved