Jumat, 1 Mei 2026

Viral Medsos

Viral, Seorang Mahasiswa Indonesia di Arab Saudi Dikarantina di Hotel Bintang Lima

Video yang di unggah oleh Ismail memperlihatkan suasana hotel bintang lima yang ia tempati selama satu bulan lebih itu.

Tayang:
Editor: Taufik Hidayat
@ismail__nahdi
video dari akun Instagram Ismail Nahdi @ismail__nahdi, Kamis (9/4/2020) 

Video yang di unggah oleh Ismail di akun Instagramnya @ismail__nahdi pada Senin (6/4/2020) memperlihatkan suasana hotel bintang lima yang ia tempati selama satu bulan lebih itu.

“Bismillah, mulai kita dikarantina. Satu orang satu kamar seluruh mahasiswa (asing) Umm Al-Quro” kata Ismail mengawali videonya.

Dalam video itu, Ismail memperlihatkan pemandangan daerah Aziziyah dari dalam kamarnya yang berada di tingkat atas.

Gedung-gedung pencakar langit menambah indahnya suasana pemadangan Aziziyah dari balik kamar hotel Ismail menginap.

“Alhamdulillah Allah kasih. Sebulan, dua bulan, juga gak apa-apa disini. Tapi rencana satu bulan lebih katanya disini (hotel),” ucap Ismail.

Banyak netizen yang menanyakan apa saja faslitas yang diberikan pihak kampus dan hotel selama masa karantina.

“Alhamdulillah, luar biasa, kampus kita Universitas Umm Al-Quro. Kita di tempatkan perkamar loh di hotel berbintang lima dengan makanan yang tidak keputus-putus. Masyaallah,” ungkap Ismail.

Ismail pun menunjukkan tumpukan makanan ringan dan buah-buahan yang diberikan pihak kampus dan hotel selama dirinya dan mahasiswa lain di karantina di hotel tersebut.

Dirinya mengakui bahwa fasilitas yang di berikan dapat membuat dirinya lebih berkosentarasi dalam mengulang kembali pelajaran serta hafalan dan baca-baca.

“Perhatian yang luar biasa. Padahal kita ini mahasiswa asing loh. Alhamdulillah,”pungkasnya.

Dalam keterangan video tersebut, Ismail meyebutkan ada 570 mahasiswa asing di Universitas Umm Al-Quro ditempatkan di hotel bintang lima tersebut.

Di video lainnya Ismail menceritakan bahwa pintu kamarnya tidak bisa di buka dari dalam kamarnya dan hanya bisa di buka dari luar.

Namun, hal itu tak menjadi masalah bagi dirinya.

“Pintu hanya bisa di buka dari luar, tapi makanan kita di drop (dikasih) setiap hari” ucap Ismail.

Kemudian, Ismail memperlihatkan makanan yang baru ia terima di hari ke delapan diriya di karantina dalam hotel tersebut.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved