Breaking News:

Update Corona Kota Langsa

Jumlah ODP dan OTG di Kota Langsa Terus Menurun

Saat ini, warga Langsa yang berstatus PDP tinggal 5 orang. Sedangkan OTG juga turun drastis dari 267 orang menjadi 233 orang, atau menurun 34 orang.

SERAMBINEWS.COM/ ZUBIR
Petugas Dinkes dan Puskesmas Langsa Baro melakukan observasi Salwa, mahasiswi yang kuliah di Kota Nanning Negara China, ia tiba di rumahnya, Selasa (04/2/2020). Foto direkam Rabu (5/2/2020) di rumahnya. 

Laporan Zubir | Langsa 

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Status Orang Dalam Pantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) di wilayah Kota Langsa  memasuki Minggu (12/04/2020) rerus menurun.

Saat ini, seperti disampaikan Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Langsa, Yanis Prianto, kepada Serambinews.com, Minggu (12/04/2020) malam ini, kini warga Langsa yang berstatus PDP tinggal 5 orang.

Berarti, PDP ini turun 1 orang dari sehari sebelumnya ada 6 orang. Sedangkan OTG juga turun drastis dari 267 orang menjadi 233 orang, atau menurun 34 orang. 

"Status 1 ODP berkurang karena yang bersangkutan telah melewati 14 hari masa pemantauan, begitu juga 34 orang yang telah dikeluarkan dari status OTG pada Minggu (12/04/2020) ini," ujarnya.

Perlu diketahui bahwa OTG (Orang Tanpa Gejala) adalah orang yang tidak bergejala dan memiliki resiko tertular dari orang positif Covid-19.

ODP (Orang Dalam Pemantauan) adalah orang yg mengalami demam (>=38°C) atau riwayat demam, atau gejala gangguan sistem pernafasan.

Seperti pilek/sakit tenggorokan/batuk, dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah yang melaporkan transmisi lokal, dan atau sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dgn kasus konfirmasi atau probabel Covid-19.

Sementara PDP (Pasien Dalam Pengawasan) adalah orang yang dengan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) yaitu demam (>=38°C) atau riwayat demam disertai salah satu gejala/tanda penyakit pernafasan.

Dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah yang melaporkan transmisi lokal, dan atau sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dgn kasus konfirmasi atau probabel Covid19.

Orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di Rumah Sakit, dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.(*)

PNS di Aceh Utara Jatuh ke Sungai, Temannya Lompat ke Air Membantu Agar Tak Tenggelam

Tinggalkan Suami & Anak, Wanita Asal Subulussalam Ini Jadi Relawan Corona di RS Darurat Wisma Atlet

675 Warga Abdya Pulang Kampung, ODP tak Bertambah, Wanita Diduga Positif Virus Corona Masuk PDP

Alhamdulillah, Lagi Satu Pasien Positif Covid-19 Sembuh di RSUDZA Banda Aceh

Penulis: Zubir
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved