Update Corona di Sabang
Putuskan Penyebaran Covid-19, Polres Sabang Perketat Masuknya Pendatang
Mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19, Polres Sabang terus memperketat pengawasan terhadap masuknya para pendatang ke Sabang
Penulis: Ibrahim Aji | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM, SABANG - Mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19, Polres Sabang terus memperketat pengawasan terhadap masuknya para pendatang ke Sabang.
Kapolres Sabang, AKBP Muhammadun SH mengatakan, langkah utama memutuskan penyebaran Covid-19 di Sabang adalah memperketat masuknya para pendatang dari luar daerah.
Terutama bagi mereka yang menggunakan jasa pelayaran kapal feri dari Ulee Lheue Banda Aceh menuju pelabuhan Balohan Sabang.
• Pasien Tampar Perawat Karena Ditegur tak Pakai Masker, Provokator Penolak Jenazah Perawat Ditangkap
"Kita sudah komitmen bersama dengan Pemko Sabang untuk terus menjaga dan memperketat kedatangan masyarakat dari luar daerah.
Bahkan pengawasan ini bukan saja dilakukan di pintu masuk pelabuhan, tapi juga kita perketat di sejumlah kawasan pesisir pantai di Sabang khususnya tempat keluar masuknya boat nelayan.
Karena tidak tertutup kemungkinan bisa saja masuk pendatang dari luar daerah ataupun TKI asal Sabang yang baru pulang dari daerah lain atau luar negeri menggunakan fasilitas boat nelayan, inilah yang kami antisipasi," ungkap Kapolres Muhammadun.
Selain itu, tambah AKBP Muhammadun, terhadap para penumpang kapal feri pihaknya juga mengimbau untuk selalu menjaga jarak dan menghindari kerumunan warga, sebagai antisipasi memutuskan mata rantai penyebaran virus corona.
• 1.115 Napi di Aceh sudah Dibebaskan, Bapas Nagan Raya Awasi 4 Lapas
Karena hingga kini Covid-19 masih terus mewabah, sehingga masyarakat--terutama penumpang kapal feri pengangkut penumpang Bolahan Sabang-Ulee Lheue Banda Aceh dan sebaliknya--wajib melaksanakan mematuhi semua imbauan yang sudah disampaikan.
Apalagi, tambahnya, pemerintah sudah mengambil langkah tegas dengan mengajak masyarakat untuk menjaga jarak, hindari kerumunan massal, sering-sering cuci tangan dan memakai masker.
"Jaga jarak, cuci tangan, hindari kerumunan massal dan harus memakai masker merupakan kunci penyelesain pencegahan dan pemutusan mata rantai COVID-19.
Oleh karena itu bagi penumpang kapal yang membeli tiket juga tidak dibenarkan mengantri secara dekat-dekatan,
Karena hal itu termasuk pengumpulan massal yang dapat menyebarkan virus corona. Jadi ini yang harus dihindari dan dipatuhi para penumpang kapal," pungkas Kapolres Sabang, AKBP Muhammadun.(*)
• Isolasi Mandiri di Desa Meresahkan Warga, Karena Ada yang Tak Patuh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/perketat-warga-masuk-ke-sabang.jpg)