Breaking News

Layanan Kesehatan

Dinkes Kembali Buka Layanan Puskesmas Manggeng

Sebelum dinyatakan positif corona sesuai hasil rapid test RSU Teungku Peukan, pasien yang kini dirujuk ke RSUZA Banda Aceh tersebut, sempat berobat da

Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD SAPUTRA
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat Daya, Safliati SST MKes memakai masker kepada pengendara jalan, Senin (23/9/2019) pagi di depan Puskesmas Blangpidie. 

Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Dinas Kesehatan Aceh Barat Daya (Abdya) kembali membuka layanan kesehatan di Puskesmas Manggeng.

Awalnya, Dinas Kesehatan sempat menghentikan sementara pelayanan kesehatan di Puskesmas tersebut, pasca salah seorang warga wilayah tersebut diduga positif corona berdasarkan hasil rapid test RSU Teungku Peukan.

Sebelum dinyatakan positif corona sesuai hasil rapid test RSU Teungku Peukan, pasien yang kini dirujuk ke RSUZA Banda Aceh tersebut, sempat berobat dan menginap beberapa hari di Puskesmas tersebut.

Peduli Anak Yatim Meureubo Dimasa Covid-19, PT Mifa Data Calon Penerima Bantuan Meugang Ramadhan

UPDATE 13 April 2020 - 4.557 Kasus Positif Corona di Indonesia, 399 Orang Meninggal, 380 Sembuh

VIDEO - Korban Kebakaran di Komplek TKW Terima Bantuan Wali Kota Langsa

Atas hasil positif ravid test itu, 23 perawat dan 1 dokter yang bertugas di Puskesmas Manggeng itu, harus dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari kedepan, atau sampai menunggu hasil swab laboratorium Jakarta terhadap pasien tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Abdya, Safliati SST MKes membenarkan bahwa pihaknya sudah membuka layanan kesehatan di Puskesmas tersebut.

"Iya sudah kita buka kembali, namun hanya rawat jalan. Untuk rawat inap, masih kita hentikan sementara," ujarnya.

Ia menyebutkan pelayanan kesehatan Puskesmas Manggeng itu kembali dibuka, pasca pihaknya menambah satu orang dokter untuk memberikan pelayanan.

"Iya, karena sudah kita tambah satu dokter lagi," sebutnya.

Ia menyebutkan, terkait 23 perawat dan satu dokter yang sempat kontak dengan beliau, hingga saat ini masih dilakukan isolasi mandiri.

"Iya, mereka masih diisolasi. Mereka bisa memberikan pelayanan sampai hasil swab keluar," sebutnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved