Update Corona di Aceh Tamiang

Posko Perbatasan Aceh Tamiang Belum Dilengkapi Rapid Test

Posko Bersama Penanggulangan Penyebaran Virus Covid-19 Aceh Tamiang belum sepenuhnya menjalankan fungsi sebagai garda terdepan pemeriksaan

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Sekretaris Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Aceh Tamiang saat menerima bantuan APD dari salah satu yayasan kemanusiaan, Kamis (16/4/2020). Dukungan Pemerintah Aceh sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pengawasan di Posko Bersama Aceh Tamiang. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Posko Bersama Penanggulangan Penyebaran Virus Covid-19 Aceh Tamiang belum sepenuhnya menjalankan fungsi sebagai garda terdepan pemeriksaan terhadap seluruh pendatang ke Aceh.

Posko yang didirikan di Terminal Kualasimpang ini terlihat hanya memeriksa kendaraan yang masuk di waktu-waktu tertentu.

Pola kerja yang diterapkan ini membuat masih banyak kendaraan, khususnya mobil pribadi yang lolos dari pemeriksaan.

BERITA POPULER | Update Corona Dunia, Sekolah Militer Teuku Riefky & Lelang Jersey Cristiano Ronaldo

Amatan di lokasi, proses pemeriksaan memang mulai diperketat seiring dengan keberadaan satu bilik disinfektan.

Setiap penumpang bus yang diperiksa diharuskan menjalani tahapan pemeriksaan suhu tubuh, kemudian masuk ke bilik disinfektan dan ditutup dengan pengukuran suhu tubuh kembali.

Namun Sekretaris Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Aceh Tamiang, Syahri mengakui pola pemeriksaan ini perlu ditingkatkan.

Selain penambahan alat, Syahri juga berharap Pemerintah Aceh bersedia mengucurkan anggaran supaya pendatang yang masuk melalui jalur darat betul-betul terawasi dengan baik.

Hasil Penyelidikan Polres Bireuen, Kelompok Jerr Telah Gasak Uang ATM di Enam Kabupaten/Kota

Dia mengatakan saat ini pemeriksaan di posko perbatasan dilakukan dalam kondisi serba terbatas.

“Dengan keterbatsan tenaga, anggaran dan alat yang sangat terbatas, kami tidak bisa memeriksa seluruh kendaraan yang masuk.

Kalau dipaksakan, bisa-bisa armada dan penumpang protes, marah karena tertahan terlalu lama dan mengganggu perjalanan,” kata Syahri, Kamis (16/4/2020).

Padahal sebagai jalur utama di pantai timur Aceh, Syahri menegaskan sudah selayaknya pengawasan di Aceh Tamiang didukung penuh Pemerintah Aceh.

Alat pemeriksaan pun belum dilengkapi rapid test.

Wabah Virus Corona Menyebabkan Puluhan Ribu Usaha di Seluruh Aceh Terdampak

“Di posko belum ada rapid test. Kami sudah mencoba beli, tapi harganya luar biasa naik delapan hingga sepuluh kali lipat,” katanya.

Bahkan letak posko yang berada di Terminal Kualasimpang dinilai Syahri kurang tepat.

Posisi yang sudah menjorok ke kota ini membuat pengawasan di kawasan hulu kurang menjadi lemah.

“Posko seharusnya berada persis di perbatasan agar jalur ke Pulotiga dan Karangjadi bisa ikut terawasi,” tukasnya. (*)

Harga Emas Masih Mahal Capai Rp 2,6 juta Per Mayam, Banyak Calon Pengantin Tunda Pernikahan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved