Breaking News:

Lockdown Dicabut, Angka Kematian Akibat Corona di Wuhan Tiba-tiba Naik 50 Persen

Meningkatnya jumlah kasus dan kematian di Kota Wuhan ini secara otomatis membuah secara keseluruhan di Tiongkok juga meningkat.

(Sumber: AFP/STR/CHINA OUT)
Petugas medis membawa seorang pasien yang diduga terinfeksi virus misterius mirip SARS, ke rumah sakit Jinyintan, di Kota Wuhan, China, Sabtu (18/1/2020). 

Laporan Wartawan Grid.ID, Arif Budhi Suryanto

SERAMBINEWS.COM - Pada Jumat (17/04/2020), terjadi peningkatan kasus kematian akibat virus corona atau Covid-19 di Wuhan.

Berdasarkan data dari Pusat Pencegahan dan Kontrol Epidemi Wuhan, jumlah korban yang meninggal dikabarkan naik hingga 3.869 orang.

Artinya, terjadi peningkatan sebesar 50 persen lebih jika dibanding data sebelumnya yang hanya 2.579 orang.

Selain itu, jumlah kasus secara keseluruhan di kota Wuhan juga mengalami peningkatan sebesar 325 kasus menjadi 50.333.

Meningkatnya jumlah kasus dan kematian di Kota Wuhan ini secara otomatis membuah secara keseluruhan di Tiongkok juga meningkat.

Namun, apa yang menyebabkan angka kasus dan kematian di Wuhan bertambah secara drastis?

Melansir dari Kompas, angka kasus dan kematian di Wuhan bertambah secara drastis karena adanya revisi yang dilakukan oleh pihak otoritas kesehatan setempat.

Revisi ini dibuat oleh pihak otoritas setempat setelah mendapatkan data pasien yang sebelumnya tidak dirawat di rumah sakit dan meninggal di rumah.

Karena tidak bisa dipungkiri, sejak virus corona merebak pada awal tahun 2020 lalu, banyak rumah sakit yang kemudian kebanjiran pasien.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved